Presiden Xi: Persatuan China dengan Taiwan Tak Terhindarkan

Kompas.com - 02/01/2019, 13:50 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018. AFP / NICOLAS ASFOURIPresiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018.

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping memberikan ancaman dalam peringatan 40 tahun pesan unifikasi China kepada Taiwan.

Xi mengatakan, China masih melihat Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang harus segera dipersatukan meski keduanya sudah terpisah sejak perang sipil 1949.

"China harus segera bersatu. Itu adalah fakta tak terhindarkan demi peremajaan besar rakyat China di masa depan," kata Xi dilansir AFP Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Publik Taiwan Galang Donasi Bantu Pemuda yang Tabrak 3 Mobil Ferrari

Presiden yang berkuasa sejak Maret 2013 itu memberikan opsi penyatuan yang berbasis kepada pendekatan "satu negara, dua sistem".

Dengan pendekatan tersebut, maka Xi menjamin keselamatan maupun kemakmuran dari masyarakat Taiwan yang disebutnya kompatriot.

Pendekatan satu negara dua sistem itu diterapkan seperti Hong Kong ketika Inggris mengembalikan pulau itu kepada Beijing pada 1997.

Dia menuturkan tidak akan meninggalkan pilihan untuk menyatukan Taiwan dengan jalan mengerahkan kekuatan militer.

"Kami bakal menindak kelompok separatis maupun kekuatan asing yang mencoba mengganggu penyatuan ini," terang presiden berjuluk "Pemimpin Inti" itu.

Taiwan mempertimbangkan dirinya sebagai negara berdaulat dengan mata uang hingga sistem politik sendiri. Namun masih belum mendeklarasikan kemerdekaan dari daratan utama.

Hubungan keduanya memburuk setelah Tsai Ing-wen menjadi presiden pada 2016, dan menolak mengakui kebijakan "Satu China".

Adapun Tsai dalam pidato Tahun Baru menyatakan bahwa dia masih belum kehilangan dukungan meski dalam pemilihan level kota, partainya kalah dari Kuomintang yang pro-China.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X