Hari Ini dalam Sejarah, Hak Paten Penemuan AC untuk Willis Carrier

Kompas.com - 02/01/2019, 10:53 WIB
Willis Carrier dengan sistem pendingin udara pertama India TodayWillis Carrier dengan sistem pendingin udara pertama

KOMPAS.com - Hari ini 116 tahun yang lalu, tepatnya pada 2 Januari 1902, seorang warga Amerika Serikat bernama Willis Carrier mendapatkan hak paten untuk air conditioner ( AC).

Penemuan dan pengembangan Carrier mengenai AC menjadi solusi bagi tempat hiburan, kantor, pabrik, maupun tempat lain agar tetap sejuk dan terbebas dari hawa panas.

Dilansir dari India Today, awalnya Willis Carrier sedang menunggu kereta di Pittsburgh, AS. Ketika dia mencoba mengintip melalui udara pagi yang berkabut, muncul inspirasinya mengenai kondisi udara dalam ruangan.

Carrier menyadari bahwa dia bisa membuat alat untuk mengatur udara kering dengan campuran air untuk menciptakan udara sejuk. Dengan melakukan itu, ia dapat menciptakan udara dengan jumlah kelembaban tertentu di dalamnya.

Pada tahun yang sama, ia akhirnya membuat pengontrol kelembaban yang merupakan pengembangan dari AC modern.

Bapak AC modern

Willis Carrier lahir pada 26 November 1876 di Angola, New York. Ia memperoleh gelar sarjana teknik dari Universitas Cornell pada 1901. Pada tahun yang sama, ia mengambil pekerjaan di Buffalo Forge Company, tempat dia mulai menggarap teknologi pendingin udara.

Pada 1902, ia mampu mengembangkan sistem udara modern pertama di dunia dan menerima hak paten mengenai penemuannya tersebut.

Selain sebagai penemu, ia juga mengembangkan Rumus Psikrometri Rasional pada 1911. Rumus ini menjadi inti dari semua perhitungan mendasar dalam industri pendingin udara.

Pada 1915, akhirnya dia mendirikan Carrier Engineering Corporation untuk pengembangan AC buatannya.

Dia juga mendapatkan banyak penghargaan. Carrier dianugerahi gelar doktor kehormatan dari Universitas Lehigh pada tahun 1935 dan Universitas Alfred pada tahun 1942.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X