Pelaku yang Memutilasi Jenazah Khashoggi Tinggal di Villa dengan Kolam Renang

Kompas.com - 01/01/2019, 16:34 WIB
Potongan video memperlihatkan seorang anggota tim eksekutor keluar dari mobil dan setelah itu membawa kantong plastik yang diduga berisi jenazah Jamal Khashoggi di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.Screengrab from Yeni Safak Potongan video memperlihatkan seorang anggota tim eksekutor keluar dari mobil dan setelah itu membawa kantong plastik yang diduga berisi jenazah Jamal Khashoggi di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.

ANKARA, KOMPAS.com - Salah satu pelaku yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dikabarkan tidak ditahan.

Kabar itu terungkap melalui buku berjudul Diplomatic Atrocity: The Dark Secrets of the Khashoggi Murder yang ditulis jurnalis media Turki Daily Hurriyet.

Baca juga: Pelaku Memutilasi Jenazah Jamal Khashoggi dalam Waktu 30 Menit

Diwartakan Al Jazeera Senin (31/12/2018), Salah al-Tubaigy yang bertugas melakukan mutilasi terhadap jenazah Khashoggi tidak ditahan.


Menurut buku yang ditulis Abdurrahman Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu, otoritas Saudi meminta Tubaigy untuk bersembunyi.

Simsek berkata, dia memperoleh informasi tersebut dari seorang pejabat Turki yang kemudian mendapat nama samaran Deep Throat.

"Kami melakukan penelitian dan mengonfirmasi Tubaigy dan keluarganya saat ini tinggal di villa dengan kolam renang di Jeddah," terang Simsek.

Laporan dalam buku itu bertolak belakang dengan pernyataan Saudi bahwa mereka sudah menangkap seluruh anggota tim pembunuh yang berjumlah 15 orang.

Dalam buku tersebut, Tubaigy menggunakan gergaji listrik untuk memotong jenazah Khashoggi yang disaksikan anggota tim lainnya.

Dijelaskan anggota yang lain merasa terganggu dengan pemandangan mutilasi itu. Sebaliknya Tubaigy berkata dia belum pernah memotong jenazah yang baru saja meninggal.

Namun dia dengan percaya diri mengatakan bisa menangani jenazah Khashoggi, dengan tugas itu dia selesaikan dalam waktu 30 menit.

"Normalnya, ketika saya mengerjakan kadaver (jenazah untuk penelitian kedokteran), saya bakal mendengarkan musik dan minum kopi," ujar Tubaigy.

Buku itu itu juga mengungkapkan setelah pembunuhan itu, Maher Abdulaziz Mutreb yang merupakan ketua tim menelepon seseorang.

"Beri tahu bos Anda, misi sudah terlaksana," ujar Mutreb dengan kata "bos" itu diyakini merujuk kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ( MBS).

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Ajal Khashoggi Pengaruhi Kebijakan Saudi



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X