Kerumunan di Tokyo Ditabrak Mobil Saat Malam Tahun Baru, 9 Terluka

Kompas.com - 01/01/2019, 15:59 WIB
Polisi menyelidiki sebuah mobil yang menabrak kerumunan di Tokyo, Jepang, saat momen Malam Tahun Baru (1/1/2019). Sembilan orang dilaporkan terluka atas insiden tersebut. AFP/JIJI PRESSPolisi menyelidiki sebuah mobil yang menabrak kerumunan di Tokyo, Jepang, saat momen Malam Tahun Baru (1/1/2019). Sembilan orang dilaporkan terluka atas insiden tersebut.

TOKYO, KOMPAS.com - Sembilan orang dilaporkan terluka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan yang tengah menikmati Malam Tahun Baru di jalanan terkenal Tokyo, Jepang.

Juru bicara kepolisian berkata, satu orang berada dalam kondisi serius ketika mobil itu menabrak para pejalan kaki di Takeshita Street yang berada di kawasan Distrik Harajuku.

Baca juga: Pria Pemabuk Culik dan Perkosa Anak 2 Tahun di Maluku saat Malam Tahun Baru

Korban yang mengalami luka serius itu adalah seorang mahasiswa dengan media lokal menuturkan dia mengalami koma, dan saat ini menjalani operasi.

Dilaporkan AFP Selasa (1/1/2019), polisi menyatakan pelaku yang bernama Kazuhiro Kusakabe sengaja menabrakkan mobilnya 10 menit setelah momen pergantian tahun.

Media NHK memberitakan, Kusakabe mengatakan dia sengaja menabrakkan diri sebagai "balasan atas hukuman mati" tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dalam mobil yang diketahui merupakan sewaan itu, terdapat sebuah kotak berisi minyak tanah. Kusakabe dilaporkan mengemudikan mobil itu dari Osaka.

Media lokal melaporkan, Kusakabe menabrak korban pertamanya sekitar 30 meter dari jalan terdekat sebelum menghantam pejalan kaki lain dalam jarak 100 meter.

Harian Sankei Shimbun menuturkan ada delapan orang yang ditabrak Kusakabe. Sementara satu orang lainnya diserang ketika dia keluar dari mobil.

Seorang saksi mata yang tak disebutkan identitasnya kepada NHK mengatakan kejadiannya sangat mengerikan karena melihat korban tergeletak di jalan.

"Semakin saya mendekati lokasi, semakin banyak orang tergeletak. Saat saya sudah sampai di lokasi kejadian, saya melihat paramedis memberikan bantuan," terang saksi itu.

Polisi segera mengamankan jalanan yang pada siang hari dipadati ribuan wisatawan untuk menikmati kuliner maupun kultur anak muda Jepang.

Juru bicara polisi melanjutkan, pelaku yang berusia 21 tahun ditahan atas tuduhan percobaan pembunuhan, dan tengah diperiksa apakah dia sehat untuk segera disidang.

AFP memberitakan pada siang hari, jalanan itu sudah kembali dipenuhi turis meski terpal biru dipasang untuk menandai lokasi kejadian.

Baca juga: Lari dari Prank Temannya, Seorang Pengantin Pria Ditabrak Mobil

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X