Pelaku Memutilasi Jenazah Jamal Khashoggi dalam Waktu 30 Menit

Kompas.com - 01/01/2019, 14:23 WIB
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. AFP/MOHAMMED AL-SHAIKHJurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Dia menggunakan gergaji listrik untuk otopsi dan menyelesaikan pekerjaannya dalam waktu setengah jam seraya memerintahkan anggota lannya membawa kantong.

Kepada pelaku lain, Tubaigy mengaku belum pernah mengerjakan jenazah yang baru saja meninggal. Namun dia yakin bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Normalnya, ketika saya mengerjakan kadaver (jenazah untuk penelitian kedokteran), saya bakal mendengarkan musik dan minum kopi," ujar Tubaigy dalam rekaman itu.

Baca juga: Jenazah Jamal Khashoggi Dibawa Tim Pembunuh Pakai Kantong Plastik

Dalam buku itu, keheningan langsung terjadi di mana Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) Gina Haspel terlihat emosional.

"Intelijen Inggris juga mendengarkan rekaman itu di mana penerjemah mereka langsung menangis setelah mendengarkannya," terang Karaman.

Penerjemah itu menangis karena percakapan di antara pelaku dan kengerian yang terdengar ketika kolumnis Washington Post itu dibunuh.

Khashoggi dilaporkan menghilang pada 2 Oktober ketika datang ke Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Setelah kabar dia dibunuh mencuat, sorotan langsung mengarah kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang dianggap memerintahkan serangan.

Riyadh menanggapi dengan menyangkal keterlibatan MBS, dan menyatakan Khashoggi dibunuh dalam sebuah "operasi liar".

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Ajal Khashoggi Pengaruhi Kebijakan Saudi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Hurriyet
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X