Trump Beri Waktu 4 Bulan bagi Pasukan AS untuk Tinggalkan Suriah

Kompas.com - 01/01/2019, 11:58 WIB
Presiden AS Donald Trump didampingi istrinya Melania menyampaikan pidato di hadapan pasukan AS di Pangkalan Udara Al-Asad di Irak, Rabu (26/12/2018). AFP / SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump didampingi istrinya Melania menyampaikan pidato di hadapan pasukan AS di Pangkalan Udara Al-Asad di Irak, Rabu (26/12/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tenggat waktu dalam proses pemulangan pasukan dari Suriah.

Diwartakan New York Times via CNN Senin (31/12/2018) dengan mengutip pejabat AS, Trump memberi waktu empat bulan agar pasukan AS meninggalkan Suriah.

Keputusan itu telah Trump sampaikan kepada komandan pasukan yang bertugas melawan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS), Letnan Jenderal Paul J LaCamera.

Baca juga: Trump Tetap Ingin Tarik Pasukan dari Suriah, tapi...

"Dalam kunjungan rahasia ke Irak pekan lalu, Presiden sudah memberi tahu bahwa militer bakal punya beberapa bulan untuk berkemas," kata pejabat itu.

Sementara juru bicara Pentagon Komodor Sean Robertson menyatakan Trump sendiri yang bakal mengumumkan sendiri kebijakannya.

Trump dalam kicauannya di Twitter dilansir AFP menyatakan bakal memulangkan pasukan secara hati-hati dan tidak tergesa-gesa dari Suriah.

"Kami bakal mengembalikan pasukan itu kepada keluarganya secara pelan-pelan dan di saat bersamaan, mereka masih harus bertarung melawan ISIS," terang Trump.

Proses pemulangan pasukan bisa memakan waktu berbulan-bulan karena para komandan sudah menjelaskan mereka harus bergerak pelan demi melindungi personel.

Pada Senin, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Garrett Marquis menuturkan Penasihat John Bolton bakal berkunjung ke Israel dan Turki untuk membahas keputusan Trump.

Kunjungannya bakal ditemani Chairman Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford dan Utusan Khusus AS Bidang Suriah James Jeffrey.

Halaman:


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X