Besok, Supermarket Korsel Dilarang Pakai Kantong Plastik Sekali Pakai

Kompas.com - 31/12/2018, 17:17 WIB
Ilustrasi kantong plastik daizuoxinIlustrasi kantong plastik

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan kini bergabung dengan barisan negara-negara yang berupaya meminimalisir penggunaan kantong plastik belanja.

Melansir CNN, Senin (31/12/2018), kebijakan pelarangan kantong plastik ini akan berlaku kepada 2.000 supermarket besar dan 11.000 toko dengan luas 165 meter persegi atau lebih.

Kementerian Lingkungan Korea Selatan menyebutkan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari amandemen undang-undang yang sudah ada.

Baca juga: Maskapai Ini Terapkan Penerbangan Bebas Plastik

Mulai awal tahun depan atau tepatnya Selasa (1/1/2019), supermarket tidak boleh lagi memakai kantong plastik.

Supermarket yang masuk kategori saat ini memang telah dilarang menyediakan pelanggan dengan kantong plastik secara gratis.

Sementara peraturan baru akan melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai, kecuali untuk membungkus produk basah seperti ikan dan daging.

Supermarket diminta untuk menawarkan alternatif kepada pelanggan seperti tas kain atau kertas yang dapat dipakai kembali dan didaur ulang.

Bagi mereka yang melanggar aturan ini bakal dikenai denda hingga 3 juta won atau sekitar Rp 38,7 juta.

Kementerian menyebutkan, kebijakan tersebut merupakan upaya untuk membatasi penggunaan barang-barang plastik sekali pakai lainnya, termasuk sedotan.

Baca juga: Tasmania Manfaatkan Sampah Plastik untuk Bangun Jalan

Seperti diketahui, belasan negara di dunia telah membelakukan larangan atau pengenaan pajak terhadpa kantong plastik sekali pakai, seperti Australia, Inggris, Perancis, China, Selandia Baru, dan Belanda.

Sementara, Kenya memiliki aturan yang paling keras terhadap pelanggaran tersebut.

Negara tersebut siap mendenda siapa saja yang melanggar kebijakan soal plastik hingga 39.000 dollar AS atau sekitar Rp 561,6 miliar atau penjara selama empat tahun.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X