Tergiur Hadiah Uang, Nelayan China Mulai Gencar Buru Alat Mata-mata Bawah Air - Kompas.com

Tergiur Hadiah Uang, Nelayan China Mulai Gencar Buru Alat Mata-mata Bawah Air

Kompas.com - 31/12/2018, 16:48 WIB
Nelayan China mengangkat sebuah perangkat bawah laut mencurigakan ke atas kapal mereka awal tahun ini.SCMP / HANDOUT Nelayan China mengangkat sebuah perangkat bawah laut mencurigakan ke atas kapal mereka awal tahun ini.

BEIJING, KOMPAS.com - Para nelayan di China kini mulai giat mencari peralatan mata-mata dari pihak asing karena tertarik dengan hadiah uang yang dijanjikan pemerintah.

Para nelayan dari Provinsi Jiangsu di China timur telah diberi hadiah tersebut karena telah menemukan perangkat bawah laut yang mencurigakan dan diduga telah memata-matai perairan lokal.

Komunitas nelayan di Jiangsu mengatakan, mereka memusatkan upaya pencarian mereka di sekitar Laut China Timur, di mana patroli Angkatan Laut Jepang maupun Amerika diketahui banyak beroperasi.

Sebanyak sembilan perangkat mencurigakan yang ditemukan nelayan telah dilaporkan kepada Kementerian Keamanan Negara selama 2018.


Baca juga: China Janjikan Hadiah Uang Bagi Warga yang Laporkan Drone Mata-mata

Enam perangkat di antaranya telah dinyatakan sebagai perangkat asing yang memiliki kemampuan melakukan penyelidikan, identifikasi, dan mata-mata bawah air. Demikian diberitakan kantor berita Xinhua, Senin (31/12/2018).

Mereka menerima hadiah uang tersebut dalam sebuah upacara tahunan yang diselenggarakan oleh otoritas provinsi.

Namun rincian tentang perangkat maupun jumlah hadiah yang diberikan kepada 11 nelayan dan tujuh individu lainnya, tidak diungkapkan.

Seorang nelayan dari Lianyungang, Provinsi Jiangsu, yang menemukan perangkat mata-mata bawah air pada Januari 2018 telah menerima hadiah uang sebesar 50.000 yuan (sekitar Rp 106 juta).

Ini bukan kali pertama pemerintah China memobilisasi warga sipil untuk mengatasi alat mata-mata asing di perairannya.

Pada tahun 2009, lima kapal China, termasuk dua kapal pukat ikan, menghalau kapal pengintai milik Angkatan Laut AS, USNS Impeccable di Laut China Selatan, di selatan Hainan.

Pada November 2018, sebuah media China melaporkan, pihak keamanan nasional memberi hadiah uang kepada seorang nelayan di Wenzhou, Provinsi Zhejiang, yang telah menemukan sebuah drone di pantai di dekat desa.

Baca juga: Patroli Penjaga Pantai Korsel Tembaki Puluhan Kapal Nelayan China


Terkini Lainnya

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan
Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Regional

Close Ads X