Israel Marah Setelah Menteri Yordania Injak Gambar Bendera Negaranya

Kompas.com - 31/12/2018, 14:35 WIB
Potongan video memperlihatkan Menteri Informasi Yordania Jumana Ghuneimat (paling) kanan) ketika memasuki gedung serikat buruh di Amman dengan gambar bendera Israel berada di bawahnya. Jamuna TV via Times of IsraelPotongan video memperlihatkan Menteri Informasi Yordania Jumana Ghuneimat (paling) kanan) ketika memasuki gedung serikat buruh di Amman dengan gambar bendera Israel berada di bawahnya.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel menyatakan telah melayangkan nota protes kepada Yordania setelah salah satu menterinya menginjak gambar bendera mereka.

Pekan lalu, Menteri Informasi Jumana Ghuneimat mengunjungi kompleks serikat buruh di Amman di mana terdapat gambar dia melangkah di gambar bendera Israel.

Baca juga: Rudal Suriah Hantam Rudal Israel di Dekat Damaskus

Diwartakan Al Jazeera Senin (31/12/2018), terdapat gambar kaki di bendera itu, dan merupakan bentuk protes atas pendudukan Israel atas Palestina.

Selain itu, desain bendera Israel yang ditaruh di lantai juga merupakan bentuk protes atas sikap Yordania yang memulihkan hubungan dengan Tel Aviv.

Kementerian Luar Negeri Israel menjelaskan, mereka telah memanggil duta besar Yordania untuk memberikan klarifikasi pada Minggu 930/12/2018).

Kabar itu dibenarkan juru bicara Kemenlu Yordania Majed Qatarneh yang menuturkan isu tersebut bakal diselesaikan melalui jalur diplomatik.

Qatarneh mengungkapkan Ghuneimat masuk lewat pintu depan sebagai untuk menghadiri pertemuan resmi. "Kami masih menghormati perjanjian damai dengan Israel," terangnya.

Meski begitu, Perdana Menteri Omar al-Razzaz dilaporkan masuk ke dalam gedung serikat buruh melalui pintu samping.

The Times of Israel melaporkan, Ghuneimat tidak memberikan keterangan resmi berkaitan dengan peristiwa di gedung serikat buruh itu.

Yordania merupakan satu dari dua negara Arab selain Mesir yang mempunyai hubungan diplomatik resmi dengan Israel.

Kedua negara menandatangani perjanjian damai pada 1994. Namun, relasi itu menjadi getir buntut kebijakan Israel soal Yerusalem.

November lalu, Raja Abdullah II mengumumkan dia tidak akan memperbarui salah satu bagian dari perjanjian damai yang bakal habis pada tahun depan.

Bagian dari perjanjian itu adalah izin yang diberikan bagi Israel untuk mengelola dua kawasan pertanian kecil di perbatasan kedua negara.

Baca juga: Israel Putuskan Gelar Pemilihan Umum pada Bulan April

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X