Berita Populer: Serangan Siber hingga Bakteri Pemakan Daging

Kompas.com - 31/12/2018, 05:53 WIB
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan di Gedung Putih, Washington DC, mengenai agresi militer terhadap Suriah, Jumat (13/4/2018). AFP PHOTO/MANDEL NGANPresiden AS Donald Trump memberikan pernyataan di Gedung Putih, Washington DC, mengenai agresi militer terhadap Suriah, Jumat (13/4/2018).

KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritikan kepada oposisi dari Partai Demokrat buntut tewasnya dua bocah migran.

Kemudian sejumlah surat kabar besar  AS seperti Los Angeles Times maupun Chicago Tribune mengalami gangguan percetakan setelah terjadi serangan siber.

Kedua artikel itu masuk ke dalam empat berita populer yang terjadi sepanjang Minggu (30/12/2018) hingga Senin pagi (31/12/2018).

1. Trump Salahkan Partai Demokrat atas Kematian Dua Bocah Migran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut kematian dua bocah migran dalam tahanan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) akibat kesalahan Partai Demokrat.


"Setiap kematian anak-anak atau orang lain di perbatasan sepenuhnya kesalahan Demokrat dan kebijakan imigrasi mereka," kicaunya di Twitter, Sabtu (29/12/2019).

CNN melaporkan, seorang bocah laki-laki usia 8 tahun asal Guatemala meninggal dunia pada malam Natal di Gerald Champion Regional Medical Center di Alamogordo, New Mexico.

Alonzo meninggal dunia usai kematian bocah perempuan usia 7 tahun bernama Jakelin Caal Maquin pada bulan ini.

Solusi apa yang diinginkan Trump merespon kematian dua bocah migran tersebut bisa Anda baca melalui tautan ini.

2. Ratusan Warga Australia Idap Borok yang Dipicu Bakteri Pemakan Daging
Kasus warga yang terjangkiti infeksi bisul atau borok Buruli yang disebabkan oleh bakteri pemakan daging di negara bagian Victoria, Australia, selama empat tahun terakhir meningkat hampir empat kali lipat.

Otoritas kesehatan Victoria mencatat sepanjang 2018, ada sebanyak 338 orang warga terinfeksi penyakit borok parah yang bisa meluas ini.

Kasus-kasus yang dilaporkan itu juga semakin parah, menyebabkan luka yang lebih besar dan bisa memakan waktu lebih dari setahun untuk sembuh.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X