Kaleidoskop 2018: 5 Tragedi Kecelakaan Transportasi Fatal di Dunia

Kompas.com - 30/12/2018, 14:01 WIB
Petugas penyelamatan Nepal berada di sekitar puing-puing sebuah pesawat terbang yang jatuh di dekat bandara internasional di Kathmandu, Senin (12/3/2018). AFP/Prakash MathemaPetugas penyelamatan Nepal berada di sekitar puing-puing sebuah pesawat terbang yang jatuh di dekat bandara internasional di Kathmandu, Senin (12/3/2018).

KOMPAS.com - Sebentar lagi akan tiba di penghujung tahun 2018. Berbagai peristiwa kecelakaan transportasi baik skala kecil dan besar dari seluruh dunia memenuhi pemberitaan.

Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pada Oktober lalu bahkan disebut sebagai kecelakaan terparah kedua dalam sejarah penerbangan di Indonesia.

Sementara itu, kecelakaan yang melibatkan limosin di New York menjadi kecelakaan transportasi mematikan di Amerika Serikat dalam hampir satu dekade.

Menengok kembali insiden selama 2018, berikut ini lima kecelakaan transportasi terburuk dari berbagai negara:

Seorang petugas pemadam kebakaran menarik selang di samping gerbong kereta terguling, setelah terjadi kecelakaan di dekat Kroonstad di provinsi Free State, Afrika Selatan, Kamis (4/1/2018). (AFP via VOA) Seorang petugas pemadam kebakaran menarik selang di samping gerbong kereta terguling, setelah terjadi kecelakaan di dekat Kroonstad di provinsi Free State, Afrika Selatan, Kamis (4/1/2018). (AFP via VOA)
Kecelakaan kereta api di Afrika Selatan

Di awal tahun, Afrika Selatan dikejutkan dengan kecelakaan yang melibatkan kereta penumpang dan truk.

Kereta penumpang terbakar setelah bertabrakan dengan truk yang menyeberang di persimpangan jalur kereta dengan jalan, di pedesaan Kroonstad, Free State, Afrika Selatan, pada 4 Januari 2018.

Baca juga: Kereta Hantam Truk di Afrika Selatan, 18 Penumpang Tewas dan 260 Luka

Sebanyak 18 orang tewas dan 254 orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden tersebut menyebabkan beberapa gerbong keluar dari jalur.

Api yang mulai membakar gerbong membuat penumpang panik dan berupaya melarikan diri.

Tim penyelamat dan tentara berada di sekitar pesawat milik maskapai US-Bangla yang mengalami kecelakaan di bandara Tribuvhan, Kathmandu, Nepal, Senin (12/3/2018).Saroj BASNET / AFP Tim penyelamat dan tentara berada di sekitar pesawat milik maskapai US-Bangla yang mengalami kecelakaan di bandara Tribuvhan, Kathmandu, Nepal, Senin (12/3/2018).
Kecelakaan pesawat di Kathmandu

Sebanyak 51 nyawa melayang akibat kecelakaan pesawat milik maskapai US-Bangla Airlines dari Bangladesh di Bandara Tribuvhan, Kathmandu, Nepal, 12 Maret 2018.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, pada Agustus lalu, pihak berwenang mengungkap fakta mengenai kondisi emosional kapten pilot

Kapten Abid Sultan dilaporkan menangis dan bersin beberapa kali dalam penerbangan itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X