Rambut Miss Congo Terbakar Setelah Dinobatkan Jadi Miss Africa

Kompas.com - 29/12/2018, 14:09 WIB
Potongan video memperlihatkan rambut Miss Congo Dorcas Kasinde terbakar sesaat setelah dia dinobatkan sebagai Miss Africa.Screengrab from YouTube Potongan video memperlihatkan rambut Miss Congo Dorcas Kasinde terbakar sesaat setelah dia dinobatkan sebagai Miss Africa.

CALABAR, KOMPAS.com - Pemilihan ratu kecantikan Miss Africa 2018 berubah menjadi insiden setelah mereka mengumumkan pemenang berasal dari Kongo.

Dalam pemilihan yang berlangsung di Criss River State, Nigeria pada Jumat (28/12/2018), rambut Miss Congo Dorcas Kasinde terbakar setelah terpilih jadi pemenang.

Baca juga: Panen Keluhan, Kontes Kecantikan Miss Hitler Ditutup

Diwartakan Russian Today, Kasinde menang setelah menyisihkan pesaingnya dari Nigeria Chiamaka Nnaemeka dan Miss Botswana Gladys Kayumba.

Kasinde yang kaget langsung menangis dan sempat memeluk Gaseangwe Balopi dari Botswana yang merupakan ratu kecantikan Afrika tahun lalu.

Saat mereka saling berpelukan itulah, kembang api dinyalakan untuk merayakan penobatan itu dengan sebagian percikannya jatuh ke rambut Kasinde.

Dalam video yang beredar di media sosial, api mulai menyala dan membakar rambut ratu kecantikan berusia 24 tahun tersebut.

Kasinde yang menyadari rambutnya terbakar lima detik kemudian langsung menelungkup ke lantai untuk memadamkan apinya.

Terdengar keriuhan dari penonton yang memadati gedung dengan beberapa orang naik ke panggung dan membantu Kasinde memadamkan api di rambut.

Untungnya dalam kicauan di akun Twitter Miss Africa, Kasinde memberi tahu bahwa dia tak terluka dan senang karena terpilih sebagai ratu kecantikan Benua Afrika.

" Rambut saya baik-baik saja. Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya," lanjutnya dikutip Daily Mirror.

Atas kemenangannya selain menerima tiara, Kasinde juga berhak memperoleh hadiah uang sebesar 35.000 dollar AS, atau Rp 509,5 juta, dan mobil.

Baca juga: Nenek Awet Muda Lolos ke Final Kontes Kecantikan di Australia



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X