Kompas.com - 27/12/2018, 13:05 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan kunjungannya yang singkat ke Irak untuk mempertahankan keputusannya terkait penarikan pasukan di Suriah.

Di Pangkalan Al-Assad di barat Irak, Trump menjelaskan kebijakan "America First" yang diusungnya ketika memulangkan pasukan dari Suriah.

Baca juga: Trump Lakukan Kunjungan Kejutan ke Pasukan AS di Irak

Dilansir AFP Kamis (27/12/2018), Trump menyatakan AS tidak bisa selamanya menjadi polisi dunia, dan menegaskan tak ada lagi penundaan untuk menarik pasukan di Suriah.

"Sangat tidak adil jika semua beban harus kami tanggung," kata Trump kepada pasukan AS di Irak. Dia menuturkan AS tak akan dimanfaatkan oleh negara lain untuk melindungi mereka.

"Mereka harus membayar untuk (perlindungan) itu. Pasukan ini tersebar di seluruh dunia, bahkan di negara yang orang belum pernah mendengarnya. Menggelikan," bebernya.

Presiden 72 tahun itu menyatakan dia sempat mendapat saran dari para jenderalnya supaya menunda kepulangan 2.000 personel militer di Suriah.

Pasukan itu, bersama kontingen internasional lain, membantu milisi lokal dalam memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Anda tidak bisa menunda-nunda lagi. Sebab Anda sudah mendapat cukup waktu," ujar Trump menirukan perkataannya kepada para jenderalnya.

Dikutip BBC, Trump menjelaskan bahwa misi AS sejak awal adalah mengusir ISIS. "Kami melaksanakannya dengan baik dan kini saatnya untuk mengakhirinya," tuturnya.

Dia berkata tak mempunyai niat untuk menarik pasukan dari Irak. "Malah, mungkin saya bisa menggunakan pangkalan ini jika terjadi sesuatu di Suriah," tuturnya dilansir Sky News.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.