China Dikabarkan Sukses Gelar Uji Coba S-400 Buatan Rusia

Kompas.com - 27/12/2018, 10:59 WIB
Sistem pertahanan misil S-400 Triumph buatan Rusia yang telah dikirim ke China. SCMP / TASSSistem pertahanan misil S-400 Triumph buatan Rusia yang telah dikirim ke China.

BEIJING, KOMPAS.com - Militer China dikabarkan telah berhasil menggelar uji coba sistem pertahanan udara canggih, S-400, yang diimpor dari Rusia.

Dilaporkan media Rusia, pasukan misil dari Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) telah menguji sistem pertahanan udara Triumf S-400 pada bulan lalu.

Hasil tes menunjukkan unit tersebut dengan menggunakan S-400 telah mampu menembak jatuh "target balistik simulasi" yang berjarak hampir 250 kilometer dan melaju pada kecepatan supersonik 3 kilometer per detik.

Disebutkan bahwa itu adalah kali pertama pasukan misil PLA menggelar uji coba sistem pertahanan yang diterima terakhir dalam pengiriman dari Rusia pada Juli lalu, di bawah perjanjian bernilai 3 miliar dollar AS yang ditandatangani pada 2015.

Militer China, yang telah dilengkapi dengan sistem pertahanan S-300 buatan Rusia selama lebih dari satu dekade, menjadi negara pertama yang mengimpor S-400.

Baca juga: Rusia Tambah Sistem Pertahanan Udara S-400 di Crimea

Para analis menyebut Rusia telah mempublikasikan hasil uji coba yang dilakukan militer China untuk menunjukkan kedekatan hubungan antara militer kedua negara, sekaligus untuk mempromosikan sistem S-400 buatannya.

Menurut pengamat militer di Beijing, Li Jie, laporan yang dirilis Rusia seolah ingin menunjukkan hubungan Moskwa dengan China untuk menekan para pesaingnya, termasuk AS.

"Meskipun ada tekanan dari AS, militer Rusia seakan ingin menunjukkan peningkatan kerja samanya dengan PLA di berbagai bidang, termasuk rudal, pembuatan kapal, dan sektor lainnya," kata Li.

Sementara disampaikan pakar militer di Hong Kong, Song Zhongping, yang melihat laporan uji coba oleh PLA sebagai bentuk iklan oleh militer Rusia untuk mempromosikan S-400 buatan mereka.

"Namun juga jelas terlihat bahwa pasukan misil PLA telah mahir dalam mengoperasikan sistem pertahanan udara S-400 mereka, yang sudah lebih dulu terbiasa dengan S-300 yang digunakan sejak tahun 1990-an," ujar Song.

Meski demikian, Song menggarisbawahi penggunaan istilah hasil "target balistik simulasi" yang disebutnya akan berbeda jika menggunakan rudal hipersonik sungguhan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X