Kompas.com - 27/12/2018, 09:36 WIB

AL-ASAD, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan kejutan ke pangkalan udara AS di Irak, Rabu (26/12/2018).

Didampingi istrinya, Melania, Trump tiba di Pangkalan Udara Al-Asad di Irak barat sekitar pukul 19.16 waktu setempat. Kunjungan itu menjadi pertama kalinya dilakukan Trump sejak terpilih menjadi presiden dua tahun lalu.

"Presiden bersama Ibu Negara melakukan perjalanan ke Irak pada malam hari Natal untuk mengunjungi pasukan AS dan para pemimpin senior militer untuk menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan mereka, keberhasilan mereka, dan pengorbanan mereka, juga untuk mengucapkan Selamat Natal," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders melalui akun Twitter-nya.

Baca juga: Trump: AS Seharusnya Tak Menjadi Polisi di Timur Tengah

Perjalanan tersebut juga dikonfirmasi juru bicara ibu negara AS, yang menyebutkan kunjungan kejutan dilakukan terhadap pasukan pemberani yang telah bertugas dan ditempatkan di Irak.

Kunjungan Trump ke pangkalan militer AS di Irak dilakukan secara rahasia dan hanya berlangsung selama beberapa jam.

Namun Trump dan Melania sempat bertemu dan berbincang dengan pasukan maupun pemimpin militer yang ditempatkan di negara tersebut. Mereka bahkan mengabadikan momen itu dengan berfoto bersama.

Trump mengakui kunjungannya ke Irak dilakukan dengan penuh kerahasiaan dan tanpa pemberitahuan dari Washington berkenaan dengan adanya masalah keamanan.

"Saya memiliki kekhawatiran dengan lembaga kepresidenan. Bukan terhadap diri saya secara pribadi. Saya khawatir dengan Ibu Negara," kata Trump kepada wartawan usai bertemu pasukan AS di Irak.

Trump mengungkapkan, beberapa rencana perjalanan sebenarnya telah disiapkan sebelumnya, namun terpaksa dibatalkan setelah informasinya bocor.

"Cukup menyedihkan ketika Anda menghabiskan 7 triliun dollar AS di Timur Tengah dan masih harus masuk dengan berada di bawah perlindungan besar-besaran ini, dengan pesawat dan peralatan terbaik di dunia, dan Anda melakukan segalanya agar dapat masuk dengan aman," lanjut Trump.

Baca juga: Selain Suriah, Trump Bakal Tarik Pasukan AS dari Afghanistan

Kunjungan Trump ke pasukan yang ditempatkan di medan perang baru pertama dilakukan sejak dia terpilih sebagai presiden. Kunjungan itu juga dilakukan bertepatan usai keputusannya menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dan sebagian dari Afghanistan.

Spekulasi bermunculan bahwa kunjungan Trump ke Irak termasuk untuk menyampaikan secara langsung kepada tentaranya terkait keputusan penarikan pasukan di sejumlah kawasan konflik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.