Dalam Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Damai di Yaman dan Suriah

Kompas.com - 26/12/2018, 10:41 WIB
Paus Fransiskus memberikan berkat dari balkon Basilika Santo Petrus dalam Pesan Natal Urbi et Orbi pada Selasa, 25 Desember 2018 di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. AFP/TIZIANA FABIPaus Fransiskus memberikan berkat dari balkon Basilika Santo Petrus dalam Pesan Natal Urbi et Orbi pada Selasa, 25 Desember 2018 di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus menyerukan adanya perdamaian di wilayah konflik seperti Suriah dan Yaman dalam pesan Natalnya.

Pesan Urbi et Orbi (Untuk Kota dan Dunia) itu disampaikan Paus Fransiskus di Vatikan, seperti diwartakan BBC Selasa (25/12/2018).

Baca juga: Paus Fransiskus Kirim Doa bagi Korban Tsunami Selat Sunda

"Keinginan saya untuk Natal yang indah ini adalah persaudaraan di antara individu di setiap bangsa maupun negara," ujar Paus Fransiskus dalam pesannya.

Paus asal Argentina itu berharap gencatan senjata yang diupayakan komunitas internasional di Yaman bisa memberikan kelegaan bagi anak-anak dan warga yang terdampak konflik.

Dia juga berharap masyarakat internasional bisa bekerja keras dan menemukan solusi politik bagi konflik di Suriah yang sudah berlangsung tujuh tahun terakhir.

PBB dalam laporannya menyatakan sejak perang sipil dimulai pada 2011, sekitar enam juta warga sipil harus mengungsi dari Suriah.

"Semoga solusi politik itu bisa membuat rakyat Suriah yang terpaksa menyingkir dari tanahnya bisa kembali dengan damai," tuturnya.

Paus bernama Jorge Mario Bergoglio itu juga menyoroti masalah imigrasi yang terjadi, dan berujar Tuhan menginginkan "cinta, penghormatan, dan penerimaan" bagi seluruh manusia.

"Perbedaan yang ada tidaklah memberikan ancaman. Malah merupakan sumber kekayaan," ujar paus ke-266 dalam sejarah Gereja Katolik Roma itu.

Dia mengungkapkan rencana untuk membuka upaya negosiasi damai antara Israel dan Palestina untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama 70 tahun itu.

Lebih lanjut, Paus berusia 82 tahun tersebut juga menyerukan adanya rekonsiliasi politik antara Nikaragua dan Venezuela.

Pesan Natalnya berlangsung sehari setelah pesan Malam Natal di mana Paus Fransiskus mengecam kesenjangan begitu besar antara si kaya dan si miskin.

Dia mendesak adanya sebuah refleksi apakah memang benar dibutuhkan materi dan kerumitan untuk menjalani kehidupan.

"Dapatkah saya mengelolanya tanpa adanya hal yang tak perlu dan menjalani kehidupan secara lehih sederhana?" tanyanya.

Baca juga: Ulang Tahun ke-82, Paus Fransiskus Dapat Kejutan Kue Lebih Awal



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X