Kompas.com - 25/12/2018, 20:32 WIB

LONGYAN, KOMPAS.com - Setidaknya lima orang dilaporkan tewas dan 21 lainnya mengalami luka setelah insiden yang melibatkan sebuah bus yang dibajak oleh seorang pria bersenjata tajam di China, Selasa (25/12/2018) petang.

Pelaku pembajakan, yang tidak diungkapkan identitasnya, telah ditahan petugas dan sedang menjalani pemeriksaan oleh kepolisian setempat. Demikian diberitakan stasiun televisi pemerintah, CGTN.

Melansir dari SCMP, insiden terjadi di Kota Longyan, Provinsi Fujian, sekitar pukul 15.20 waktu setempat.

Dalam foto yang beredar di dunia maya, memperlihatkan para korban luka yang terbaring di tanah. Sementara rekaman video menampilkan saat-saat tersangka diringkus oleh petugas.

Di antara korban tewas terdapat seorang petugas polisi. Motif pembajakan juga masih dalam penyelidikan petugas.

Baca juga: Bus Sekolah Melaju Tanpa Sopir dan Menaiki Trotoar, Empat Orang Tewas

Menurut salah seorang saksi mata, Li, yang bekerja di sebuah restoran dekat dengan lokasi kejadian mengatakan, dirinya sempat mendengar suara benturan keras.

Saat melihat ke luar dia melihat sebuah bus yang melaju tidak terkendali dan menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor.

"Saya melihat bus menabrak sejumlah mobil dan motor tanpa mengerem," ujarnya.

Bus baru berhenti saat sampai di depan Rumah Sakit Rakyat Longyan, dekat dengan tempat Li bekerja.

"Saya melihat seorang pria dengan pisau keluar dari bus dan polisi langsung mengepung kemudian meringkusnya," kata dia.

Diberitakan SCMP, bus kehilangan kendali setelah pelaku pembajakan menyerang sopir. Namun laporan lain menerangkan pelaku menyerang seorang perempuan penumpang bus.

Ini bukan insiden pertama yang terjadi di China yang melibatkan kendaraan dan korban para pejalan kaki.

Baca juga: Pria 44 Tahun Lempar Peledak di Dalam Bus, 17 Penumpang Terluka

Sebelumnya pada November lalu, sebuah mobil menabrak sekelompok anak-anak yang sedang menyeberang jalan di depan sekolah di Provinsi Liaoning. Korban tewas mencapai lima orang dan 19 lainnya luka-luka.

Sebulan sebelumnya, seorang pria membajak truk dan menabrakkannya ke arah kerumunan orang di Provinsi Hunan.

Pelaku kemudian mengamuk dan menyerang pejalan kaki dengan pisau dan sekop. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal sementara 44 lainnya menderita luka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP,SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.