Pria AS Selundupkan Kura-Kura Mini yang Disamarkan dalam Bungkus Permen

Kompas.com - 25/12/2018, 15:55 WIB
Foto dokumen yang menunjukkan seekor kura-kura yang disita kepolisian Hong Kong dari upaya penyelundupan. SCMPFoto dokumen yang menunjukkan seekor kura-kura yang disita kepolisian Hong Kong dari upaya penyelundupan.

SOUTH CAROLINA, KOMPAS.com - Seorang pria asal New Jersey, AS mengaku telah berusaha menyelundupkan kura-kura secara ilegal. Dia juga mengaku terlibat dalam jaringan penyelundupan kura-kura internasional.

Dilansir SCMP yang mengutip laporan Tribune News Service dari catatan pengadilan sejumlah kura-kura berukuran mini bahkan diselundupkan dalam bungkus permen dan disamarkan sebagai makanan ringan.

Pria tersebut, William Thomas Gangemi (26) mengaku dalam persidangan di South Carolina, pada Jumat (21/12/2018), telah menjadi bagian dari sindikat yang mengirimkan kura-kura secara ilegal dari AS dan Hong Kong maupun sebaliknya.

"Gangemi akan diancam hukuman maksimal lima tahun di penjara federal," kata jaksa AS, Sherri Lydon dalam pernyataannya.

Baca juga: Seratus Bayi Kura-kura Raksasa Dicuri dari Kepulauan Galapagos

Gangemi diketahui terlibat dan bekerja sama dengan tersangka asal South Carolina lainnya, Steven Baker yang telah mengaku bersalah dalam sidang pada Juni lalu.

Sindikat perdagangan satwa liar ilegal itu melibatkan penjualan dan pembelian reptil kura-kura yang langka dan terancam punah. Demikian dilaporkan surat kabar The State, menyebut perantara di New York, Hong Kong, dan South Carolina telah terlibat.

Baker bertugas mengirimkan kura-kura yang didapatnya dari Hong Kong ke AS dan mengirimkan yang lainnya ke Asia. Perdagangan itu telah dilakukan sejak Januari hingga Juni 2016.

Sementara, Gangemi bertindak sebagai pemasok kura-kura kepada Baker dan mengirimkannya secara domestik.

Para pelaku memanfaatkan media sosial Facebook untuk menyusun rencana penyelundupan. Demikian dilaporkan kantor jaksa Lydon dalam rilis resminya.

"Catatan pengadilan menunjukkan pada beberapa kasus, kura-kura diselundupkan dengan cara menutupinya dalam bungkus permen atau dimasukkan dalam kaus kaki demi mencegah terdeteksi dan dikirimkan dalam kotak yang diberi label makanan ringan," demikian dilaporkan The State.

Pengiriman internasional dilakukan dengan menggunakan jasa layanan pos AS dan beberapa berhasil dicegat di Bandara internasional JFK di New York.

Laporan pengadilan juga menyebut sejumlah nama yang telah dinyatakan bersalah dalam bisnis penyelundupan satwa liar ilegal.

Baca juga: Kura-kura Moncong Babi yang Hendak Diselundupkan ke Hongkong dan Taiwan untuk Obat dan Kosmetik

Menurut asisten pengacara AS, Winston Holliday Junior, perdagangan satwa liar ilegal sangat menggiurkan dengan seekor kura-kura langka dapat dihargai lebih dari 400.000 dollar AS (sekitar Rp 5 miliar).

"Perdagangan reptil ilegal tersebar luar. Banyak kura-kura yang diperjualbelikan di pasar gelap berakhir sebagai makanan atau sebagai hewan peliharaan eksotis," kata Holliday diberitakan The State.



Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X