Palang Merah Singapura akan Beri Bantuan Rp 500 Juta untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Kompas.com - 24/12/2018, 15:32 WIB
Pantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). Bencana tersebut menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian luka-luka dan korban hilang serta kerusakan pada gedung-gedung, permukiman hingga kapal nelayanPenanganan darurat dampak bencana terus dilakukan pihak BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM, dan embaga terkait terus bersama pemerintah daerah. KOMPAS/RIZA FATHONIPantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). Bencana tersebut menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian luka-luka dan korban hilang serta kerusakan pada gedung-gedung, permukiman hingga kapal nelayanPenanganan darurat dampak bencana terus dilakukan pihak BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM, dan embaga terkait terus bersama pemerintah daerah.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Organisasi kemanusiaan Palang Merah Singapura ( SRC) menjanjikan pemberian bantuan kemanusiaan kepada korban bencana tsunami di Indonesia akhir pekan lalu.

Bencana tsunami yang melanda kawasan di sekitar Selat Sunda, pada Sabtu (22/12/2018) malam, telah menimbulkan hingga 200 lebih korban tewas dan ribuan warga mengungsi.

Melalui akun media sosial Facebook-nya, SRC mengumumkan akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai 50.000 dollar Singapura (sekitar Rp 500 juta) kepada para korban yang terdampak bencana.

Baca juga: Tsunami Selat Sunda, Ini Tokoh Dunia yang Ungkapkan Duka di Medsos


SRC mengharapkan untuk bisa berkontribusi dalam mendukung upaya pemulihan pasca-bencana dan menyediakan serta mendistribusikan barang-barang kebutuhan pengungsi, seperti selimut, alas tidur, perkakas rumah tangga, hingga sistem penyatingan air.

SRC akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang juga telah memulai upaya pencarian dan penyelamatan korban.

"SRC akan tetap berkomunikasi dengan PMI dan mitra-mitranya di Indonesia, serta telah menyiagakan tim tanggap lanjutan beranggotakan dua orang untuk pendistribusian bantuan dan penilaian di lapangan," kata organisasi kemanusiaan itu dalam pernyataannya.

"Kami akan memberangkatkan tim dalam satu atau dua hari mendatang untuk membantu PMI dalam melaksanakan tugasnya," tambah pernyataan itu.

Sekretaris Jenderal, sekaligus CEO SRC, Benjamin William menyatakan, prioritas organisasi saat ini adalah mendukung upaya PMI dalam memberikan bantuan yang dibutuhkan para korban, serta pengungsi.

Selain SRC, organisasi kemanusiaan non-pemerintah, Mercy Relief, yang bermarkas di Singapura, juga tengah berkomunikasi dengan mitranya di lapangan untuk melakukan pemantauan situasi secara cermat.

"Kami siap membantu jika diperlukan," tulis organisasi itu dalam pernyataannya, seperti dikutip Channel News Asia.

Data sementara hingga Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WiB, mencatat jumlah korban akibat tsunami di Selat Sunda sebanyak 281 meninggal, 1.016 luka-luka, 57 orang dilaporkan hilang, dan 11.687 warga mengungsi.

Baca juga: Tsunami Selat Sunda, Trump dan Putin Sampaikan Dukungan bagi Indonesia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X