[HOAKS] Presiden China Tak Segan Hapus Indonesia dari Peta Dunia - Kompas.com

[HOAKS] Presiden China Tak Segan Hapus Indonesia dari Peta Dunia

Kompas.com - 24/12/2018, 13:46 WIB
Hoaks tulisan Presiden China, Xi Jinping mengenai Indonesia akan dihapus dari peta dunia jika kedutaan besar China diusir dari Indonesia.Mafindo Hoaks tulisan Presiden China, Xi Jinping mengenai Indonesia akan dihapus dari peta dunia jika kedutaan besar China diusir dari Indonesia.
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Di media sosial sejak pekan lalu beredar kabar bahwa Presiden China Xi Jinping menanggapi kabar mengenai rumor pengusiran Duta Besar China untuk Indonesia.

Rumor ini beredar tak lama setelah penyampaian pidato kenegaraan yang disampaikan Xi Jinping di Balai Agung Rakyat China pada Selasa (18/12/2018).

Selain itu, rumor ini beredar saat masyarakat Indonesia ramai mengecam Pemerintah China terkait sikapnya soal Suku Uighur yang merupakan komunitas Muslim di Negeri Tirai Bambu itu.

Dalam unggahan yang ada di media sosial, disebutkan bahwa Xi Jinping mengancam bahwa China tidak akan segan menghapus Indonesia dari peta dunia jika terjadi pengusiran duta besar.

Narasi yang beredar:

Informasi ini beredar di media sosial Facebook sejak Rabu (19/12/2018). Berdasarkan penelusuran Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo), informasi ini beredar di Facebook yang diunggah pada Rabu (19/12/2018) pukul 09.12 waktu tempat Allahabad, India.

Akun Facebook itu mengunggah tangkapan layar yang menampilkan judul berita, "Surat Tertulis Xi Jinping: Jika Kedubes China Diusir Dari Indonesia, Maka China Tidak Akan Segan 'HAPUS' Indonesiaan Dari Peta Dunia".

Dalam unggahan itu juga ditampilkan foto Xi Jinping dan surat yang dinarasikan ditulis oleh Xi Jinping.

Menurut pihak Mafindo, pemberitaan tertulis ini juga diunggah oleh akun RAF yang sudah dibagikan sebanyak 6.275 kali, akun BH yang sudah dibagikan sebanyak 2.062 kali, dan situs Kompasinf0.blogspot.com.

Selengkapnya baca konfirmasi Mafindo ini.

Penelusuran Kompas.com:

Pihak Mafindo menjelaskan dalam situs turnbackhoax.id bahwa beberapa unggahan dugaan surat tertulis dari Xi Jinping merupakan disinformasi.

"Surat yang dibahas oleh artikel sumber adalah permintaan kepada Xi Jinping untuk menurunkan berat badan," tulis penjelasan Mafindo pada Sabtu (22/12/2018).

Perlu diketahui, surat yang disebutkan dalam artikel sumber ini berasal dari tulisan seorang anak yang meminta Xi Jinping untuk menurunkan berat badan.

Artikel ini juga pernah diberitakan South China Morning Post pada 17 Desember 2014.

Sementara, dalam artikel ini tidak ada hubungan sama sekali dengan Indonesia seperti yang ditulis dalam narasi artikel sumber.

Kompas.com juga menegaskan bahwa brand "Kompas" hanya digunakan untuk Harian Kompas, Kompas.com, Kompas.id, dan Kompas TV. Adapun, brand itu saat ini dikelola oleh KG Media.

Hingga saat ini, KG Media tidak pernah membuat blog dengan alamat situs k0mpasinf0.blogspot.com.

Seperti yang kita ketahui, saat ini pembuatan blog bisa dilakukan oleh siapa pun, dengan mengunggah tulisan apa pun, dan mengatasnamakan instansi mana pun.

Sehingga situs tersebut tidak kredibel dan tidak dapat dipercaya kebenaran konten tulisannya.


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Kebun Ganja di Area Perhutani Purwakarta

Polisi Temukan Kebun Ganja di Area Perhutani Purwakarta

Regional
CEK FAKTA: Jokowi Klaim Bangun 191.000 Kilometer Jalan Desa dari Dana Desa

CEK FAKTA: Jokowi Klaim Bangun 191.000 Kilometer Jalan Desa dari Dana Desa

Nasional
Sidang Staf Gubernur Aceh, Jaksa KPK Hadirkan Dirjen Perimbangan Kemenkeu

Sidang Staf Gubernur Aceh, Jaksa KPK Hadirkan Dirjen Perimbangan Kemenkeu

Nasional
Sakit Flu Berat, Pemeriksaan Ketum PA 212 Ditunda

Sakit Flu Berat, Pemeriksaan Ketum PA 212 Ditunda

Regional
6 Fakta Wabah Anjing Rabies di NTB, Enam Meninggal di Dompu hingga Ciri Manusia dan Anjing Terjangkit Rabies

6 Fakta Wabah Anjing Rabies di NTB, Enam Meninggal di Dompu hingga Ciri Manusia dan Anjing Terjangkit Rabies

Regional
Data Menunjukkan Konflik Agraria Masih Marak, Ini Kata Jokowi

Data Menunjukkan Konflik Agraria Masih Marak, Ini Kata Jokowi

Nasional
Sangat Menyesal Gabung dengan ISIS, Sekarang Hoda Ingin Pulang ke AS

Sangat Menyesal Gabung dengan ISIS, Sekarang Hoda Ingin Pulang ke AS

Internasional
Akar Masalah Kesejahteraan Petani Belum Jadi Perhatian Capres Saat Debat

Akar Masalah Kesejahteraan Petani Belum Jadi Perhatian Capres Saat Debat

Nasional
Walhi Anggap Debat Capres Menakutkan Dalam Konteks Perubahan Iklim

Walhi Anggap Debat Capres Menakutkan Dalam Konteks Perubahan Iklim

Nasional
Fakta Tewasnya Pebalap Nasional M Zaky, Serempet Pelaku hingga Ditusuk 2 Kali

Fakta Tewasnya Pebalap Nasional M Zaky, Serempet Pelaku hingga Ditusuk 2 Kali

Regional
Pesan Bupati Indah untuk Kepala Desa Sepakat Terpilih

Pesan Bupati Indah untuk Kepala Desa Sepakat Terpilih

Regional
Santri yang Dikeroyok 17 Temannya di Tanah Datar Meninggal, Ini Kronologinya

Santri yang Dikeroyok 17 Temannya di Tanah Datar Meninggal, Ini Kronologinya

Regional
Presiden: Jangan Jaminkan Sertifikat Tanah agar Bisa Beli Mobil

Presiden: Jangan Jaminkan Sertifikat Tanah agar Bisa Beli Mobil

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan GOR dan Kantor Camat untuk Simpan Logistik Pemilu

Pemkot Jakut Siapkan GOR dan Kantor Camat untuk Simpan Logistik Pemilu

Megapolitan
Lewat Youtube, Bocah 8 Tahun Ini Raup Rp 310 Miliar Setahun

Lewat Youtube, Bocah 8 Tahun Ini Raup Rp 310 Miliar Setahun

Internasional

Close Ads X