China Kucurkan Dana Rp 34 Miliar untuk Badan Pengungsi Palestina

Kompas.com - 23/12/2018, 17:17 WIB
Warga Palestina melintas di depan markas besar UNRWA di Gaza. Mohammed Abed / AFPWarga Palestina melintas di depan markas besar UNRWA di Gaza.

RAMALLAH, KOMPAS.com - Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina, UNRWA, mengumumkan bahwa mereka telah menerima bantuan dana sebesar 2,35 juta dollar AS (sekitar Rp 34 miliar) dari Pemerintah China.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat (21/12/2018), badan darurat yang dibentuk khusus untuk membantu rakyat Palestina itu menyampaikan terima kasihnya kepada Beijing.

"Kami sangat menghargai kedermawanan dari Republik Rakyat China atas sumbangan sebesar 2,35 juta dollar AS sebagai bentuk dukungannya terhadap badan bantuan untuk wilayah Palestina," bunyi pernyataan UNRWA.

"Sumbangan dari China ini telah menyediakan bantuan pangan darurat segera dan kritis selama bulan Oktober hingga Desember 2018, yang diperuntukkan bagi sekitar 1 juta pengungsi Palestina."

Baca juga: Pengurangan Pegawai, Staf UNRWA Gelar Aksi Mogok

"Mereka yang menerima bantuan adalah yang diklasifikasikan dalam kategori kemiskinan absolut dan ekstrem di Gaza bagian dari bantuan pangan darurat keempat," tambah pernyataan UNRWA, seperti dilansir Middle East Monitor, Sabtu (22/12/2018).

Kepala kantor perwakilan Republik Rakyat China untuk Otoritas Palestina, Guo Wei, menyebutkan, UNRWA memiliki peranan sangat penting dan vital dalam meringankan situasi kemanusiaan para pengungsi di Palestina.

"Kami menghargai pekerjaan yang telah dilakukan UNRWA dalam hal kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya."

"Dan hal itulah yang menjadi alasan bagi pemerintah China untuk memberikan kontribusi tambahan senilai 2 juta dollar kepada UNRWA tahun ini," ujar Wei dalam pernyataannya.

Direktur Operasi UNRWA di Gaza, Matthias Shamali dalam kesempatannya menyatakan, China telah lama menjadi pendukung kuat bagi badan tersebut.

"Dan tahun ini China telah memberikan bantuan tambahan untuk program pangan darurat UNRWA di Gaza, tepat saat badan ini menghadapi defisit pendanaan kritis," kata Shamali.

"China tetap menjadi pendonor penting sekaligus berharga bagi UNRWA, dan saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada mereka atas komitmen yang berkelanjutan kepada badan pengungsi Palestina," tambahnya.

Meski telah sejak lama menjadi salah satu pendukung dana UNRWA, namun sumbangan yang diberikan China kepada badan bantuan itu pada tahun ini telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: AS Hentikan Total Pendanaan untuk Badan Pengungsi Palestina PBB

Bantuan itu datang di tengah berkurangnya sumber pendanaan UNRWA setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada awal tahun ini bahwa pihaknya akan menghentikan sebuah dikungan untuk badan tersebut.

Alasan itu pula yang disebut mendasari pemerintah China dalam meningkatkan pendanaan ke level jumlah yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Beijing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X