Beri Pesan ke Rusia, Inggris Kirim Kapal Perang ke Ukraina

Kompas.com - 22/12/2018, 19:14 WIB
Kapal perang Inggris HMS Echo bersandar di Pelabuhan Odessa, Ukraina, pada Jumat (21/12/2018). Reuters via BBCKapal perang Inggris HMS Echo bersandar di Pelabuhan Odessa, Ukraina, pada Jumat (21/12/2018).

KIEV, KOMPAS.com - Inggris menyatakan telah mengirim kapal perang ke Ukraina sebagai pesan kepada Rusia pasca-insiden di Selat Kerch November lalu.

Kapal HMS Echo telah bersandar di Pelabuhan Odessa sejak diberangkatkan pada awal Desember ini, demikian laporan BBC Sabtu (22/12/2018).

Baca juga: Gara-gara Poster Agen Putin, Rapat Parlemen Ukraina Ricuh

Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson yang mengunjungi kapal tersebut berkata keberadaan HMS Echo merupakan bentuk dukungan London kepada Ukraina terhadap agresi Rusia.

"Keberadaan Inggris yang berkesinambungan bakal dilanjutkan dengan pengerahan kapal perang yang lain," tutur Williamson pada Jumat (21/12/2018).

Menhan berusia 42 tahun itu menuturkan keberadaan HMS Echo memberikan pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa solidaritas Inggris terhadap Ukraina tetap terjaga.

"Yang ingin kami sampaikan kepada Presiden Putin adalah dia tak bisa terus melanjutkan bertindak yang melanggar peraturan internasiobal," tegas Williamson.

Moskwa merespon dengan menyebut kapal yang dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang laut itu sebagai kapal pengintai.

Ketegangan antara Ukraina dan Rusia terjadi setelah tiga kapal perang Ukraina diserang dan ditawan di Selat Kerch, dekat Semenanjung Korea, pada 25 November.

Ke-24 pelaut dua kapal artileri ringan dan satu kapal tongkang itu ditangkap dengan tuduhan telah melanggar perairan Rusia.

Crimea sebelumnya merupakan bagian dari Ukraina. Namun pada 2014, wilayah tersebut jatuh ke pangkuan Negeri "Beruang Merah".

Kiev merespon penyanderaan tiga kapal perang itu dengan mendeklarasikan darurat militer selama 30 hari di 10 titik perbatasan dengan Rusia.

Organisasi Traktat Atlantik Utara (NATO) meningkatkan jumlah patroli di sekitar Laut Hitam sejak insiden tersebut mencuat.

Baca juga: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih



Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X