Pertanyaan Erdogan Ini Buat Trump Tarik Pasukan dari Suriah

Kompas.com - 22/12/2018, 16:48 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP/ADEM ALTAN, SAUL LOEBPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menarik pasukan dari Suriah setelah mendengar pertanyaan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Kabar itu muncul dari dua pejabat AS dan satu pejabat Turki anonim sebagaimana diwartakan Associated Press Jumat (21/12/2018).

Para pejabat itu menjelaskan, Trump dan Erdogan melakukan percakapan telepon pada 14 Desember, sehari pasca-pertemuan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan koleganya Mevlut Cavusoglu.

Baca juga: Menhan AS Mundur karena Percakapan Telepon Trump dan Erdogan

Dalam pertemuan itu, Pompeo dan Cavusoglu sepakat agar dua pemimpin negara bisa berdiskusi terkait ancaman Erdogan meluncurkan serangan melawan Kurdi Suriah yang didukung AS.

Pompeo, Menteri Pertahanan James Mattis, dan anggota tim keamanan nasional kemudian menyiapkan daftar pembicaraan kepada Trump.

Inti dari daftar itu Trump bakal meminta Erdogan untuk menahan diri. Sumber itu menuturkan, awalnya Trump sepakat dengan daftar yang diajukan stafnya.

"Pembicaraan berlangsung lancar. Semua pihak menyerukan mundur dan menawarkan Turki sebuah 'kemenangan kecil' seperti mengamankan wilayah perbatasan," kata sumber itu.

Namun, Erdogan merespon Trump dengan mengatakan alasan AS masih di Suriah untuk mengalahkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Erdogan mengklaim ISIS kini telah kehilangan 99 persen wilayahnya. "Jadi, mengapa kalian masih di sana?" tanyanya kepada Trump.

Dia menambahkan Turki bisa menangani sisa anggota ISIS. Dengan Erdogan masih di telepon, Trump bertanya kepada Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X