Trump Disebut Putuskan Sepihak Tarik Pasukan AS di Suriah

Kompas.com - 20/12/2018, 12:14 WIB
Preasiden AS Donald Trump ambil bagian dalam upacara di Pemakaman Tentara AS di Suresnes, tak jauh dari Paris, Peracis, Minggu (11/11/2018) untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I. AFP/SAUL LOEBPreasiden AS Donald Trump ambil bagian dalam upacara di Pemakaman Tentara AS di Suresnes, tak jauh dari Paris, Peracis, Minggu (11/11/2018) untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pengumuman Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump bahwa mereka telah menang melawan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) diikuti penarikan pasukan dari sana.

Seorang pejabat anonim AS dikutip AFP Kamis (20/12/2018) mengatakan Trump berencana menarik seluruh pasukan AS dari Suriah.

"Penarikan penuh. Semua berarti seluruh pasukan," kata pejabat itu. Dia tak bisa mengestimasikan kapan tentara AS bakal dipulangkan.

Baca juga: Trump Deklarasikan Kemenangan atas ISIS di Suriah

Namun dilansir Al Jazeera, dia menuturkan Kementerian Pertahanan berharap sekitar 2.000 personel militer AS bakal pulang pertengahan Januari mendatang.

Para pasukan itu berada di Suriah untuk melatih dan menjadi penasihat para milisi lokal dalam upaya mereka memerangi ISIS.

Pejabat tersebut melanjutkan, Trump membuat keputusan sepihak karena dia meyakini militer AS sudah tidak mempunyai peran lagi selain menghancurkan ISIS.

"Karena itu, keputusannya memantik reaksi dari Kongres yang meminta pertemuan supaya pemerintah bisa menjelaskannya," tutur pejabat itu.

Senator Lindsey Graham dari Partai Republik yang selama ini dikenal sebagai pendukung Trump berbalik menjadi penentang presiden 72 tahun itu.

Dia menyebut keputusan itu merupakan sebuah bencana dan yang bersorak gembira karena pernyataan Trump adalah ISIS dan Iran.

"Saya harus katakan jika mereka (ISIS) kembali setelah pasukan AS keluar dari Suriah, maka Trump yang harus disalahkan," terang Graham dikutip CNBC.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X