Pisahkan Siswa Berdasarkan Kasta, Sekolah di India Diperiksa

Kompas.com - 19/12/2018, 18:18 WIB
Ruang kelas. ShutterstockRuang kelas.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah sekolah di distrik Vaishali, negara bagian Bihar, India dituduh melakukan diskriminasi terhadap para siswanya.

Tuduhan itu dilontarkan setelah muncul kabar sebuah sekolah negeri di kota Lalganj memisahkan siswa berdasarkan perbedaan agama dan kasta.

Mendengar kabar ini, Menteri Pendidikan Bihar Prasad Verma langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigasi.

Baca juga: Kecewa Punya Menantu Beda Kasta, Ayah Wanita Ini Diduga Sewa Pembunuh

Prasad berjanji siapa saja yang terlibat dalam diskriminasi ini akan mendapatkan hukuman.

"Ini hal salah jika benar-benar terjadi di sekolah mana pun. Memisahkan pelajar berdasarkan agama dan kasta adalah tindakan melanggar hukum," ujar Prasad.

Sementara itu, staf pengawas pendidikan Lalganj Arvind Kumar Tiwari mengatakan, dia sudah mendatangi sekolah tersebut.

"Kabar tersebut nampaknya benar. Kami kini tengah mengirim laporan ke pejabat dinas pendidikan distrik untuk mengambil tindakan," kata Arvind.

Sementara, kepala sekolah Meena Kumari mengatakan, pemisahan itu bukan praktik diskriminasi tetapi adalah cara untuk memastikan skema pengajaran yang berbeda bisa berjalan dengan baik.

"Tak ada pelajar dan orangtua yang memprotes. Hingga saat ini tidak ada diskriminasi berdasarkan kasta atau agama di sekolah ini," kata Kumari.

Menurut sejumlah laporan, para siswa Muslim dan Hindu didudukkan secara di kelas terpisah.

"Ada juga kelas untuk kasta Dalit dan kasta yang lebih tinggi," ujar Arvind Kumar Tiwari.

Masalah ini semakin jelas saat pengawas memeriksa daftar absensi siswa yang ternyata juga dipisahkan sesuai agama dan kasta.

Baca juga: Akibat Punya Istri Beda Kasta, Seorang Pria Tewas Dibunuh

Pengawas juga mememukan situasi di mana siswa dari kasta Dalit dan Muslim nyaris tidak memiliki kesempatan berkunjung ke kelas lainnya

Namun, di luar kelas, apapun agama dan kastannya, anak-anak ini bermain bersama dan bahkan pulang sekolah bersama-sama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X