Kompas.com - 19/12/2018, 08:40 WIB
Para migran dari Honduras mencapai Meksiko setelah menyeberangi Sungai Suchiate dari Tecun Uman di Guatemala ke Ciudad Hidalgo di Meksiko, Senin (29/10/2018). (AFP/Carlos Alonzo) Para migran dari Honduras mencapai Meksiko setelah menyeberangi Sungai Suchiate dari Tecun Uman di Guatemala ke Ciudad Hidalgo di Meksiko, Senin (29/10/2018). (AFP/Carlos Alonzo)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat berharap untuk menghentikan krisis migran dengan menawarkan investasi senilai 4,5 miliar dollar AS atau Rp 65,2 triliun ke Amerika Tengah dan Meksiko.

Otoritas AS juga berjanji akan mendukung kembali dorongan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk pembangunan di Amerika Tengah.

Negara di Amerika Tengah merupakan sumber utama migran yang masuk tanpa izin ke AS.

Baca juga: Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Diwartakan AFP, Selasa (18/12/2018), Perusahaan Investaso Swasta Luar Negeri (OPIC) yang didukung pemerintah untuk memberikan 2,5 miliar dollar AS atau Rp 36,1 triliun dalam bentuk investasi baru di El Salvador, Guatemala, dan Honduras.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, investasi itu berlaku bagi proyek-proyek komersial yang layak.

OPIC juga berupaya untuk mengucurkan 2 miliar dollar AS atau Rp 28,8 triliun untuk Meksiko selatan, wilayah termiskin di negara itu.

Kemenlu AS menyatakan, OPIC telah memiliki proyek pipa di Meksiko dan El Salvador, Guatemala, serta Honduras sejak tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebard mengatakan, pemerintah berkomitmen dengan semua upaya yang mendorong pertumbuhan regional lebih kuat.

"Komitmen terhadap pekerjaan dengan gaji yang lebih baik dan lebih banyak kesempatan bagi semua warga negara kami," katanya.

Penawaran tersebut sangat kontras dengan tuntutan Presiden AS Donald Trump kepada Meksiko untuk membayar tembok besar di perbatasan.

Halaman:


Sumber AFP,USA Today
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X