Kompas.com - 18/12/2018, 15:49 WIB
Preasiden AS Donald Trump ambil bagian dalam upacara di Pemakaman Tentara AS di Suresnes, tak jauh dari Paris, Peracis, Minggu (11/11/2018) untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I. AFP/SAUL LOEBPreasiden AS Donald Trump ambil bagian dalam upacara di Pemakaman Tentara AS di Suresnes, tak jauh dari Paris, Peracis, Minggu (11/11/2018) untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I.

BERLIN, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat penghargaan satir dari sebuah acara televisi yang ada di Jerman.

Heute-Show, acara yang dibawakan oleh jurnalis sekaligus komedian Oliver Welke di ZDF, memberikan penghargaan kepada Trump Goldener Vollpfosten atau Golden Idiot.

Baca juga: Sempat Dibuli karena Bernama Trump, Bocah di AS Diganjar Penghargaan

Newsweek memberitakan Senin (17/12/2018), presiden berusia 72 tahun tersebut menerima penghargaan selama empat tahun beruntun.

"Gelar" yang diterima Trump membuatnya sama dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) maupun Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Sebelumnya, drama komedi Saturday Night Live menampilkan bagaimana jika yang memenangkan Pemilihan Presiden adalah Hillary Clinton.

Dalam episode It's A Wonderful Trump, Alec Baldwin yang berperan sebagai sang presiden tampil dengan wajah yang lebih gembira.

Trump meresponnya melalui kicauan di Twitter dengan menginginkan otoritas berwenang untuk menginvestigasi acara yang ditayangkan NBC tersebut.

Dalam twitnya, Trump menuturkan skandal yang sebenarnya adalah acara Saturday Night Live yang disebutnya dibawakan NBC dan Partai Demokrat.

"Apakah harus dibawa ke pengadilan? Sebab sarat pencemaran nama baik serta sangat meremehkan!" kata presiden dari Partai Republik itu.

Selain menjadi bentuk satirikal, perilaku Trump yang menyebut adanya "negara busuk" di Afrika serta Amerika Latin juga membuatnya menjadi bahan ejekan.

Sebuah perusahaan pariwisata di Namibia membuat iklan lucu berisi ajakan untuk mengunjungi "Shithole Namibia" sebagai bentuk respon kepada Trump.

Kemudian momenw pertemuan Trump dan Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni dijadikan bahan parodi oleh Lee Seung-hyun, atau dikenal sebagai Seungri Big Bang lewat lagu Where R U From.

Baca juga: Mantan Bos FBI Kecam Kebohongan Trump di Depan Anggota Partai Republik



Sumber Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X