Mantan Bos FBI Kecam Kebohongan Trump di Depan Anggota Partai Republik

Kompas.com - 18/12/2018, 09:04 WIB
Direktur FBI James Comey saat memberikan keterangan di hadapan Kongres, Senin (20/3/2017).Drew Angerer / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Direktur FBI James Comey saat memberikan keterangan di hadapan Kongres, Senin (20/3/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan Direktur FBI James Comey mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena telah mengatakan kebohongan dan melemahkan aturan hukum.

Dia juga menuding Partai Republik yang tidak menentang serangan Trump terhadap FBI.

"Seseorang harus berdiri dan berbicara untuk FBI," katanya usai menemui anggota Senat dari komiter Kehakiman dan Pengawasan selama hampir 6 jam, Senin (17/12/2018).

Baca juga: FBI Selidiki Pengakuan Pria yang Bunuh 90 Orang dalam 35 Tahun


"Orang-orang yang tahu lebih baik, termasuk anggota Partai Republik dari badan ini, harus memiliki keberanian untuk berdiri dan berbicara kebenaran," ujarnya seperti dikutip dari CNN.

"Ada kebenaran dan mereka tidak mengungkapnya. Sikap diam mereka memalukan," imbuhnya.

Komentarnya dilontarkan usai diinterogasi Senat secara tertutup tentang penanganan FBI terhadap investigasi perihal e-mail Hillary Clinton dan campur tangan Rusia terhadap pemilu AS.

"Reputasi FBI mendapat pukulan besar karena presiden AS dan asistennya telah berbohong terus menerus," tuturnya.

Pernyataan Comey merujuk pada kicauan Trump yang menyinggung FBI selama sepekan terakhir.

Trump menuduh badan investigasi federal itu menyalahgunakan wewenang dalam menyelidiki kasus mantan pengacara pribadinya, Michael Cohen, dan mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn.

Diwartakan AFP, Cohen dan Flynn dihukum dengan kejahatan berbeda. Keduanya menyodorkan bukti yang berpotensi merusak reputasi Trump.

"FBI melakukan sesuatu yang benar-benar tak terpikirkan dan tidak pernah terdengar sampai usaha penyelidikan secara ilegal dimulai," kicaunya pada Minggu lalu.

Baca juga: Rusia Pakai Semua Medsos Bantu Menangkan Trump di Pilpres AS

Bahkan FBI mendapat perintah pengadilan untuk menggeledah kantor Cohen.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sanders mengomentari pernyataan Comey melalui kicauan di Twitter.

"Presiden memecatnya dan membongkarnya atas penipuan yang tidak tahu malu," kicaunya.



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X