Kompas.com - 17/12/2018, 20:25 WIB

PRISTINA, KOMPAS.com - Presiden Kosovo Hashim Thaci menyebut keputusan negaranya untuk membentuk angkatan bersenjata sudah bulat.

Pernyataan itu diucapkan Thaci jelang pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB yang dilaksanakan atas permintaan dari Serbia.

DK PBB sebelumnya sudah melaksanakan pertemuan tertutup pada Jumat pekan lalu (14/12/2018) untuk membahas format sidang.

Baca juga: Kosovo Akan Membangun Militernya, Picu Konflik Baru di Balkan?

Rusia sebagai sekutu Serbia menginginkan agar pertemuan pada pekan lalu digelar terbuka. Namun negara Eropa mendesaknya agar tertutup.

"Apapun nanti hasilnya, formasi militer Kosovo tidak bisa diganggu gugat," tegas Thaci dilansir Radio Free Europe Senin (17/12/2018).

Parlemen Kosovo pada 14 Desember menyetujui proposal untuk mengembangkan 2.500 Pasukan Keamanan Kosovo (KSF) menjadi 5.000 personel dan persenjataan lain.

Serbia dan lebih dari 120.000 warga etnis Serbia di Kosovo menolak pembentukan militer. Sebabnya proposal itu bisa melanggar resolusi PBB.

Selain itu, pasukan tersebut dikhawatirkan bakal digunakan untuk menyasar etnis minoritas Serbia, tuduhan yang dibantah oleh Pristina.

Serbia kehilangan kekuasaan atas Kosovo yang notabene adalah provinsinya setelah Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengerahkan angkatan udaranya.

NATO melancarkan serangan udara untuk menghentikan pengusiran dan pembunuhan etnis Albania di Kosovo saat berlangsungnya Perang Kosovo.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.