Unggah Tulisan soal Palestina, Akun Facebook Putra PM Israel Diblokir

Kompas.com - 17/12/2018, 18:14 WIB
Ilustrasi Facebook JOSH EDELSON / AFPIlustrasi Facebook

TEL AVIV, KOMPAS.com - Putra sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, berkicau di Twitter tentang Facebook yang memblokir akunnya selama 24 jam.

Diwartakan Times of Israel, dia mengklaim Facebook berupaya mencegah kebebasan bicaranya dengan menghapus unggahannya yang menyerukan balas dendam terhadap Palestina usai serangan teror pekan lalu.

"Luar biasa. Facebook memblokir saya selama 24 jam hanya karena mengkritik," tulisnya di Twitter, Minggu (16/12/2018).

Baca juga: Australia Akui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel

Di jaringan media sosial itu, Yair meminta agar semua umat Islam meninggalkan Israel.

AFP melaporkan, dia menulis bahwa hanya ada dua solusi untuk perdamaian, yaitu semua orang Yahudi angkat kaki dari Israel atau semua umat Islam yang pergi.

"Saya lebih suka opsi kedua," tambahnya.

Komentarnya itu muncul setelah dua tentara ditembak mati pada Kamis lalu di sebuah terminal bus di Tepi Barat dekat permukiman.

Pada hari yang sama, seorang bayi yang lahir prematur setelah ibunya ditembak dan terluka dalam serangan terpisah di dekatnya juga meninggal.

Hingga kini, manajemen Facebook belum mengeluarkan komentar terkait persoalan tersebut.

Aljazeera mencatat, Facebook pernah dikritik wartawan dan aktivis Palestina yang menuding layanan tersebut menerapkan standar ganda tentang menangani sensor masalah Israel-Palestina.

Tahun lalu, laporan dari The Intercept menyebutkan Facebook menghapus konten dan memblokir pengguna atas perintah pemerintah Israel dan Amerika Serikat.

Baca juga: Cari Pelaku Penembakan, Tentara Israel Geledah Kantor Berita Palestina

Pada Maret lalu, puluhan jurnalis Palestina berkumpul di luar kantor PBB di Gaza City untuk memprotes pemblokiran akun Facebook warga Palestina dan mengecamnya sebagai pelanggaran kebebasan berpendapat dan berekspresi.

"Facebook memblokir sekitar 200 akun warga Palestina tahun lalu dan lebih dari 100 sejak awal 2018," kata Salama Maarouf, juru bicara Hamas.

Dia juga mengatakan, sekitar 20 persen akun Facebook warga Israel secara terbuka menghasut kekerasan terhadap Palestina tapi tidak menghadapi ancaman pemblokiran.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X