Goa Tempat Tim Remaja Thailand Terjebak Jadi Atraksi Wisata Populer

Kompas.com - 17/12/2018, 12:43 WIB
Tim sepak bola remaja di Thailand yang terdiri dari 12 remaja dan seorang pelatih ditemukan di dalam goa setelah terjebak sejak 23 Juni 2018. (AFP/AL Thailand) AFP PHOTO/ROYAL THAI NAVY/HANDOUTTim sepak bola remaja di Thailand yang terdiri dari 12 remaja dan seorang pelatih ditemukan di dalam goa setelah terjebak sejak 23 Juni 2018. (AFP/AL Thailand)

BANGKOK, KOMPAS.com - Goa yang menjadi tempat terjebaknya tim sepak bola remaja Thailand pada Juni lalu dilaporkan menjadi atraksi wisata yang populer.

Desa Ban Chong, tempat di mana Goa Tham Luang, diwartakan London Evening Standard Minggu (16/12/2018), dikunjungi 16.000 turis setiap harinya.

Baca juga: Keceriaan Remaja yang Diselamatkan dari Goa saat Berlatih dengan LA Galaxy

Sunday Times memberitakan, kamp bagi turis dibangun untuk mengakomodasi mereka yang ingin berkunjung ke goa di kawasan utara Thailand.


Selain itu, sebuah museum juga sedang dibangun di dekat kompleks Tham Luang untuk mengenang 12 pemain dan seorang pelatih terjebak selama 17 hari.

Sebelumnya, ke-13 tim sepak bola Mu Pa (Wild Boar) terperangkap di Goa Tham Luang pada 23 Juni, dan baru ditemukan setelah sembilan hari operasi pencarian berlangsung.

Operasi mengeluarkan 13 anggota Mu Pa itu dilakukan pada 8 Juli di mana tim penyelamat dari seluruh dunia sukses mengangkat empat remaja.

Empat anggota lain dikeluarkan pada 9 Juli dan sisanya selamat sehari berselang (10/7/2018). Sayangnya, dalam operasi itu seorang penyelam tewas.

Penyelam bernama Saman Kunan tewas tatkala berusaha mengalirkan oksigen ke para penyelam yang berada di ruangan tempat tim bola itu terperangkap.

London Evening Standard memberitakan, patung untuk menghormati eks anggota Angkatan Laut Thailand itu bakal didirikan di dekat pintu masuk goa.

Sejak peristiwa tersebut, 12 anggota tim sepak bola Mu Pa dan pelatih Ekapol Chanthawong mendapat sorotan dari berbagai tempat.

Antara lain mereka menerima undangan wawancara dari host terkemuka Amerika Serikat (AS) Ellen DeGeneres maupun bermain dalam laga persahabatan melawan River Plate.

Begitu besarnya publisitas yang mereka terima, pemerintah Thailand memutuskan membentuk komite untuk memonitor dan membatasi akses media kepada Mu Pa.

Baca juga: Tim Bola yang Diselamatkan dari Goa Tampil di Acara Ellen DeGeneres

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X