Kehabisan Kertas, Surat Kabar Venezuela Berhenti Cetak

Kompas.com - 16/12/2018, 13:13 WIB
Edisi cetak terakhir yang diterbitkan surat kabar Venezuela, El Nacional, pada Jumat (14/12/2018). Surat kabar tersebut kini hanya akan hadir dalam bentuk online. AFP / FEDERICO PARRAEdisi cetak terakhir yang diterbitkan surat kabar Venezuela, El Nacional, pada Jumat (14/12/2018). Surat kabar tersebut kini hanya akan hadir dalam bentuk online.

CARACAS, KOMPAS.com - Surat kabar Venezuela, El Nacional, merilis edisi cetak terakhirnya setelah terbit selama 75 tahun, pada Jumat (14/12/2018).

Salah satu alasan surat kabar ikonik yang berjuang untuk tetap independen di tengah tekanan politik dan pemerintahan Venezuela itu adalah lantaran sulitnya memperoleh kertas.

"Surat kabar harian ini akan menghentikan sirkulasi sementara karena kami kehabisan kertas, (namun) El Nacional akan terus berjuang," ujar presiden editor El Nacional, Miguel Henrique Otero, seperti dilansir AFP, Sabtu (15/12/2018).

Dengan dihentikannya proses cetak dan pendistribusian, maka surat kabar itu, mulai Sabtu lalu hanya akan tersedia di situs resminya.

Baca juga: Presiden Venezuela Tuduh AS Berencana Membunuh Dirinya

Otero menambahkan, keputusan penghentian edisi cetak surat kabar yang dipimpinnya tersebut juga sebagai dampak dari tindak pelecehan pemerintah terhadap media.

"Keputusan ini sebagai konsekuensi dari pelecehan selama bertahun-tahun yang dilakukan pemerintah, yang mencoba menutup dan menekan kami."

"Kami bahkan pergi ke pengadilan dan kini kami memiliki orang-orang di luar negeri, seperti anggota dewan editorial kami," tambahnya.

"Yang membuat El Nacional kewalahan adalah tidak memiliki akses untuk mendapat kertas untuk pemberitaan," kata Otero.

Sejumlah pihak menyebut penghapusan surat kabar tersebut sebagai bentuk keterlibatan yang terlalu jauh oleh pemerintah Venezuela terhadap kegiatan jurnalistik.

Pemimpin oposisi pemerintah, Andres Velasquez, melalui akun media sosial Twitter miliknya menyebut kediktatoran telah mendorong media massa menghentikan edisi cetaknya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X