Pria Ini Mengantre 15 Menit Bersama Nasabah Lain Sebelum Merampok Bank

Kompas.com - 14/12/2018, 19:47 WIB
Simon Jones (38) ditahan beberapa jam setelah melancarkan aksinya merampok sebuah bank di Inggris.METRO.co.uk Simon Jones (38) ditahan beberapa jam setelah melancarkan aksinya merampok sebuah bank di Inggris.

BISHOP AUCKLAND, KOMPAS.com - Seorang pria di Inggris ditahan hanya berselang beberapa jam setelah aksinya merampok sebuah bank.

Simon Jones (38) diyakini adalah seorang perampok bank amatir setelah aksinya menargetkan salah satu cabang dari bank Natwest di Kota Bishop Auckland, County Durham.

Melansir dari Metro.co.uk, pada Jumat (14/12/2018), Jones mendatangi bank tersebut dengan mengendarai mobil milik kekasihnya.

Dia mengenakan jaket bertudung kepala, masker, sarung tangan, dan kacamata hitam. Setibanya di dalam bank, dia tampak mengantre bersama dengan nasabah lainnya.

Dia mengantre selama sekitar 15 menit sebelum akhirnya dapat sampai ke depan kasir.

Baca juga: Dihadang Delapan Perampok Berpisau, Atlet Tarung Bebas Ini Berhasil Meloloskan Diri

Saat di depan kasir, Jones mengeluarkan botol semprotan dan mengaku akan menyemprotkan cairan asam.

Pegawai bank kemudian menyerahkan uang sebanyak 1.370 poundsterling (sekitar Rp 25 juta) yang telah dipasangi alat pelacak.

Jones pun melangkah keluar dari bank dan kabur dengan mengemudikan mobilnya.

Namun berkat alat pelacak yang terpasang, polisi dapat meringkus perampok bank tersebut hanya dalam hitungan jam setelah kejadian.

Jaksa penuntut Jane Waugh mengatakan, salah seorang nasabah bank telah menaruh curiga terhadap pelaku karena penampilannya.

Dikisahkan, saat pelaku mengantre, manajer bank sempat menghampirinya dan menawarkan bantuan. Namun Jones langsung menolak.

"Manajer bank berbicara dengan hati-hati agar tidak memancing emosi terdakwa. Dia menduga seseorang dengan pakaian tertutup adalah antara ingin melindungi kulitnya atau memiliki niatan jahat," kata Waugh, dikutip Metro.co.uk.

Kendati aksi perampokan tidak sampai berakhir buruk dan tanpa korban jiwa maupun luka, karyawan bank yang berhadapan dengan terdakwa tetap mengalami trauma dan harus mendapatkan perawatan.

Sementara terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 40 bulan atas aksi perampokan yang dilakukannya.

Hasil penyelidikan polisi menyebut terdakwa baru pertama melakukan perampokan bank dan sempat mencari informasi tetap cara merampok bank di Google.

Semprotan cairan asam yang disebut dimilikinya saat melakukan aksi perampokan juga tidak terbukti dan semprotan yang dibawanya hanya berisi cairan pembersih.

Baca juga: Aksi Perampokan Bank Terjadi di Brasil, 11 Orang Terbunuh



Terkini Lainnya


Close Ads X