Tertuduh Mata-mata Rusia Ini Akui Berusaha Masuk Organisasi Senjata AS

Kompas.com - 14/12/2018, 14:49 WIB
Maria Butina. Perempuan yang dituduh sebagai mata-mata Rusia. Facebook/Maria ButinaMaria Butina. Perempuan yang dituduh sebagai mata-mata Rusia.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Terduga mata-mata Rusia mengakui dia melakukan konspirasi dengan berusaha menyusup ke Organisasi Senjata Nasional Amerika Serikat (NRA).

Pengakuan Maria Butina merupakan bagian dari kesepakatannya dengan jaksa penuntut setelah dia menyiratkan keinginan untuk bekerja sama.

Baca juga: Racuni Skripal, Dua Terduga Mata-mata Rusia Menyamar Jadi Pebisnis

Diwartakan Sky News Kamis (13/12/2018), awalnya Butina membantah berusaha menyusup ke NRA, dan membagikan informasi yang didapatnya kepada Rusia.

Hakim Distrik Tanya Chutkan kemudian bertanya apakah Butina sudah mempertimbangkan konsekuensi tindakannya sebelum mengucapkan pengakuan.

"Tentu saja," jawab perempuan 30 tahun itu. Jaksa penuntut berujar dalam aksinya, Butina dibantu pejabat Rusia dan dua warga AS.

Kuasa hukumnya menuturkan pejabat Rusia itu bernama Alexander Torshin yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Bank Sentral di sana.

Adapun salah satu dari warga AS diidentifikasi bernama Paul Erickson, seorang aktivis konservatif yang diketahui berkencan dengan Butina.

Dalam penjelasannya, jaksa penuntut berkata tujuan jangka panjang aksi Butina supaya kebijakan AS terhadap Rusia bisa dipengaruhi.

Di antara bukti yang dipaparkan jaksa terdapat kontak Butina dengan orang yang diduga bekerja bagi Dinas Keamanan Rusia, dan catatan rincian pekerjaannya.

Selepas pengakuan itu, Butina diharuskan tetap menghuni dalam penjara hingga sidang pembacaan vonis selesai digelar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X