Gadis 7 Tahun Tewas Usai Ditahan karena Masuk AS secara Ilegal

Kompas.com - 14/12/2018, 14:41 WIB
Ilustrasi anak. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi anak.

EL PASO, KOMPAS.com - Seorang gadis usia 7 tahun asal Guatemala meninggal dalam beberapa jam usai dibawa ke tahanan karena menyeberang perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

Bersama dengan ayahnya, dia ikut dalam rombongan migran yang masuk ke AS secara ilegal pada pekan lalu.

Dilaporkan Sky News, Jumat (14/12/2018), dia dan ayahnya juga bagian dari 163 orang yang menyerahkan diri kepada agen patroli pada Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Mengutip laporan The Washington Post, bocah perempuan tersebut meninggal akibat dehidrasi dan syok sekitar 8 jam setelah ditangkap di dekat kota Lordsburg, New Mexico.

Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) menyatakan, gadis itu tidak makan atau minum selama beberapa hari.

Dia diterbangkan ke rumah sakit El Paso di Texas barat usai mengalami kejang-kejang.

"Tragedi ini menunjukkan kemungkinan hasil terburuk ketika masyarakat, termasuk anak-anak, ditahan dalam kondisi yang tidak manusiawi," kata Cynthia Pompa dari American Civil Libertoes Union Border Rights Center.

"Kurangnya akuntabilitas, dan budaya kekejaman di dalam CBP diperparah dengan kebijakan menyebabkan migran meninggal," imbuhnya.

Belum diketahui apakah gadis yang meninggal itu sempat diberi makanan dan air ketika tiba di sel.

BBC mencatat, ribuan migran menempuh perjalanan dari Amerika Tengah menuju perbataan AS.

Baca juga: Migran Amerika Tengah Bersedia Tak Masuk AS asal Diberi Rp 724 Juta

Mereka melarikan diri dari tindakan persekusi, kemiskinan, dan kekerasan di negara asal mereka seperti Guatemala, Honduras, dan El Salvador.

Banyak yang mengatakan ingin mencapai tujuan akhir mereka untuk tinggal di AS meski sudah ada peringatan dari pemerintah AS.  Migran yang ketahuan masuk ke perbatasan secara ilegal akan ditangkap dan dideportasi.

Sejauh ini, pemerintah AS belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan kematian gadis tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X