Jantung untuk Transplantasi Ketinggalan, Pesawat Kembali ke Bandara

Kompas.com - 14/12/2018, 13:32 WIB
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Southwest Airlines.Shutterstock Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Southwest Airlines.

SEATTLE, KOMPAS.com - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Southwest Airlines yang menuju Seattle dari California, Amerika Serikat terpaksa kembali ke bandara.

Masalahnya bukan pada mesin atau cuaca tetapi karena ditemukan sebuah jantung manusia yang seharusnya dibawa malah ketinggalan.

Jantung itu seharusnya dibawa ke Seattle untuk mendapatkan perbaikan katup agar bisa digunakan di masa depan.

Baca juga: Stafnya Ejek Penumpang Bernama Abcde, Southwest Airlines Minta Maaf

Namun, organ tubuh itu malah tidak masuk ke dalam pesawat dan baru diketahui ketika pesawat sudah mengarungi separuh dari waktu tempuhnya atau kurang lebih tiga jam.

Insiden ini sebenarnya terjadi pada Minggu (9/12/2018), tetapi baru diungkapkan ke media massa pada Kamis (13/12/2018).

Para penumpang dikabarkan amat terkejut ketika pilot mengumumkan alasan pesawat itu harus kembali ke bandara.

Beberapa penumpang menggunakan ponsel mereka untuk mengetahui durasi maksimal sebuah jantung manusia bisa disimpan sebelum digunakan untuk transplantasi.

Ternyata, paling lama jantung manusia paling maksimal bisa disimpan antara 4-6 jam jika ditujuhan untuk penggunaan transplantasi.

Seorang dokter yang kebetulan berada di pesawat itu mengatakan kepada harian The Seattle Times bahwa insiden itu merupakan sebuah "kelalaian yang amat mengerikan".

Baca juga: Perempuan AS Tuding Southwest Airlines Hilangkan Kaki Palsu Ibunya

Kabar baiknya, saat pesawat itu kemudian tiba di Seattle, jantung itu langsung dibawa ke pusat penyimpanan organ donor.

Beruntung, jantung itu diterima masih dalam batas waktu yang ditentukan sehingga diharapkan masih dapat digunakan.  




Terkini Lainnya

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi 'Dibunuh'

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi "Dibunuh"

Internasional
Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Internasional
Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Internasional
Iran Tembak Jatuh Sebuah 'Drone' Milik Amerika Serikat

Iran Tembak Jatuh Sebuah "Drone" Milik Amerika Serikat

Internasional
Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Internasional
Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Internasional
'Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun'

"Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun"

Internasional
Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Internasional
Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Internasional
Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Internasional
Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Internasional
Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Internasional
Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Internasional
Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Internasional
Pistol 'Pembunuh' Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Pistol "Pembunuh" Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Internasional

Close Ads X