Seorang Demonstran Rompi Kuning di Perancis Tewas Tertabrak Truk

Kompas.com - 13/12/2018, 20:36 WIB
Seorang demonstran mengenakan rompi kuning memegang bendera Perancis saat berdiri di lampu merah di Champs Elysee, di Paris, Perancis, Sabtu (24/11/2018). Massa rompi kuning kembali berunjuk rasa untuk memprotes kenaikan harga minyak. (AFP/Bertrand Guay) Seorang demonstran mengenakan rompi kuning memegang bendera Perancis saat berdiri di lampu merah di Champs Elysee, di Paris, Perancis, Sabtu (24/11/2018). Massa rompi kuning kembali berunjuk rasa untuk memprotes kenaikan harga minyak. (AFP/Bertrand Guay)

AVIGNON, KOMPAS.com - Seorang peserta demonstrasi rompi kuning di Perancis tewas tertabrak truk pada Rabu (12/12/2018) malam.

Dilansir dari AFP, insiden tersebut terjadi di ruas jalan memutar di dekat pintu keluar jalan raya di Kota Avignon.

Kabar kecelakaan yang menewaskan seorang demonstran itu dibenarkan oleh pihak kejaksaan kota dan menyebut sopir truk yang berkewarganegaraan Polandia telah ditahan.

"Sopir truk itu telah ditahan. Sementara korban diketahui berusia 23 tahun," kata Deputi Jaksa untuk Avignon, Caroline Armand, dalam pernyataannya yang disiarkan saluran berita Perancis, LCI.

Informasi lebih rinci mengenai insiden ini, termasuk identitas lengkap korban tidak diungkapkan.

Baca juga: Perancis Desak Massa Rompi Kuning Tunda Demonstrasi

Korban dalam kecelakaan kali ini disebut menjadi korban keenam yang tewas selama berlangsungnya aksi unjuk rasa anti-pemerintah yang telah berlangsung di Perancis selama lebih dari empat pekan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seluruh korban disebut tewas dalam kecelakaan.

Korban tewas pertama dalam unjuk rasa diketahui adalah seorang demonstran di wilayah Savoie akibat tertabrak mobil.

Dua hari berselang, seorang pengendara motor tertabrak mobil van yang diduga berusaha menghindari massa demonstran. Korban meninggal sehari kemudian.

Korban tewas lainnya akibat mobil yang menabrak yang diparkir oleh massa demontran untuk memblokade jalan di Arles, Perancis selatan.

Seorang korban lainnya, wanita berusia 80 tahun yang diduga terluka oleh granat gas air mata yang ditembakkan petugas keamanan saat aksi di Marseille. Dia meninggal keesokan harinya.

Demonstrasi yang berawal dari aksi memprotes rencana kenaikan pajak bahan bakar di Perancis itu bermula sejak 17 November lalu, dengan para peserta aksi mengenakan rompi kuning sebagai identitas.

Namun aksi protes yang diprakarsai gerakan gilets jaunes atau rompi kuning itu telah meluas menjadi gerakan massa yang menuntut di antaranya kenaikan gaji, penurunan pajak, peningkatan uang pensiun, serta syarat untuk memasuki universitas yang dipermudah.

Baca juga: Berfoto Pakai Rompi Kuning, Seorang Pengacara Mesir Ditahan



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X