Kompas.com - 13/12/2018, 20:36 WIB

AVIGNON, KOMPAS.com - Seorang peserta demonstrasi rompi kuning di Perancis tewas tertabrak truk pada Rabu (12/12/2018) malam.

Dilansir dari AFP, insiden tersebut terjadi di ruas jalan memutar di dekat pintu keluar jalan raya di Kota Avignon.

Kabar kecelakaan yang menewaskan seorang demonstran itu dibenarkan oleh pihak kejaksaan kota dan menyebut sopir truk yang berkewarganegaraan Polandia telah ditahan.

"Sopir truk itu telah ditahan. Sementara korban diketahui berusia 23 tahun," kata Deputi Jaksa untuk Avignon, Caroline Armand, dalam pernyataannya yang disiarkan saluran berita Perancis, LCI.

Informasi lebih rinci mengenai insiden ini, termasuk identitas lengkap korban tidak diungkapkan.

Baca juga: Perancis Desak Massa Rompi Kuning Tunda Demonstrasi

Korban dalam kecelakaan kali ini disebut menjadi korban keenam yang tewas selama berlangsungnya aksi unjuk rasa anti-pemerintah yang telah berlangsung di Perancis selama lebih dari empat pekan.

Seluruh korban disebut tewas dalam kecelakaan.

Korban tewas pertama dalam unjuk rasa diketahui adalah seorang demonstran di wilayah Savoie akibat tertabrak mobil.

Dua hari berselang, seorang pengendara motor tertabrak mobil van yang diduga berusaha menghindari massa demonstran. Korban meninggal sehari kemudian.

Korban tewas lainnya akibat mobil yang menabrak yang diparkir oleh massa demontran untuk memblokade jalan di Arles, Perancis selatan.

Seorang korban lainnya, wanita berusia 80 tahun yang diduga terluka oleh granat gas air mata yang ditembakkan petugas keamanan saat aksi di Marseille. Dia meninggal keesokan harinya.

Demonstrasi yang berawal dari aksi memprotes rencana kenaikan pajak bahan bakar di Perancis itu bermula sejak 17 November lalu, dengan para peserta aksi mengenakan rompi kuning sebagai identitas.

Namun aksi protes yang diprakarsai gerakan gilets jaunes atau rompi kuning itu telah meluas menjadi gerakan massa yang menuntut di antaranya kenaikan gaji, penurunan pajak, peningkatan uang pensiun, serta syarat untuk memasuki universitas yang dipermudah.

Baca juga: Berfoto Pakai Rompi Kuning, Seorang Pengacara Mesir Ditahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.