Siksa Murid Pakai Tusuk Gigi, 3 Guru TK di China Ditahan Polisi

Kompas.com - 13/12/2018, 20:33 WIB
Ilustrasi anak sekolah yanukitIlustrasi anak sekolah

SHENYANG, KOMPAS.com - Tiga guru Taman Kanak-kanak di Cina ditahan atas diduga melakukan kekerasan fisik terhadap murid-muridnya, termasuk menusuk mereka dengan tusuk gigi.

SCMP mewartakan pada Kamis (13/12/2018), polisi di Shenyang, provinsi Liaoning, menggelar investigasi terhadap TK Kubeiland Emile International usai menerima laporan dari para orangtua sekitar 15 murid yang disiksa gurunya.

"Mereka (anak-anak) akan menusuk murid jika mereka tidak menghabiskan makanan, atau bergerak saat waktu tidur siang atau tidak menari dengan baik," kata orangtua murid.

Baca juga: Dianggap Bahayakan Keamanan Negara, Pengusaha Kanada Ditahan China


Anak-anak itu juga diperingatkan apabila mereka melaporkan hukuman tersebut, maka akan menerima yang lebih buruk.

Beberapa orangtua memperlihatkan laporan medis dan foto-foto dari bekas tusukan gigi pada tangan, kaki, punggung, dan perut anak-anak mereka.

Orangtua lainnya menyatakan, pihak sekolah berusaha untuk menutupi kasus tersebut dengan mengirimkan murid yang berdarah setelah disiksa pakai tusuk gigi ke klinik. Lalu, luka-luka mereka dibersih dan disterilkan.

Dalam sebuah laporan di situs berita Pear Video, awalnya seorang ibu penasaran setelah mengetahui putranya menusuk murid lain dengan tusuk gigi.

Ketika dia meminta anaknya untuk menjelaskan perbuatannya, bocah tersebut mengaku menirukan aksi sang guru.

"Dia (murid) bilang seorang gurunya mengatakan bisa melihat dan mendengar mereka apabila mengadu kepada orangtua, jadi mereka sebaiknya tak lapor," ucap seorang ayah murid.

Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dan sejauh ini sudah tiga orang yang ditahan.

Perwakilan hukum dari TK itu, Su Ning, menyangkal klaim anak-anak yang mengaku telah disiksa.

Baca juga: Dianggap Bahayakan Keamanan Negara, Pengusaha Kanada Ditahan China

Dia mengatakan, sekolah menyediakan rekaman kamera pengawas yang akan menyanggah segala tuduhan.

Tudingan penyiksaan terhadap murid-murid sering terjadi di Negeri Tirai Bambu.

Pada bulan lalu, 8 guru dari penitipan anak di Shanghai terancam hukuman 18 bulan penjara karena kasar dalam menangani anak dan memaksa mereka makan moster.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X