Otoritas Australia Sita Tupai yang Diselundupkan dari Bali

Kompas.com - 13/12/2018, 18:24 WIB
Ilustrasi tupai. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tupai.

BRISBANE, KOMPAS.com - Dua ekor tupai disita pihak berwenang di bandara Brisbane, Australia, dari seorang pria yang baru saja kembali dari Bali.

Diwartakan Brisbane Times, Kamis (13/12/2018), pria tersebut menyelundupkan dua ekor tupai di kopernya pada pekan lalu.

Dia akan menghadapi tudingan pelanggaran kriminal karena perbuatannya.

Baca juga: Tupai Dada Besar yang Viral di Jepang Bukan Punya Payudara, tapi Lemak

Pihak berwenang belum menyebutkan motif yang mungkin. Namun, mereka telah menyuntik mati tupai karena dianggap berisiko bagi biosekuriti.

Kepala Departemen Operasi Biosekuriti Agrikultura Nico Padovan mengatakan, pria yang tidak disebutkan namanya itu dituding melakukan tindakan berisiko terhadap kesehatan nasional.

"Penumpang ini akan dengan sengaja melanggar kondisi biosekuriti kami dan menempatkan negara pada risiko tidak dapat dipercaya," katanya.

" Tupai dapat membawa rabies dan jika penyakit ini tiba di sini, dampaknya kesehatan terhadap manusia dan hewan lain akan besar," imbuhnya.

Dia menuturkan, sebanyak 60.000 orang di dunia meninggal akibat rabies setiap tahun.

"Biosekuriti bukanlah guyonan dan penumpang kini menjadi subjek penyelidikan dan bisa menghadapi hukuman berat," ucap Padovan.

Maksimum hukuman di Australia bagi penyelundup makhluk hidup adalah hukuman 10 tahun penjara dan denda hingga 210.000 dollar Australia atau Rp 2,2 miliar bagi individu.

Baca juga: Diteror Bayi Tupai, Pria di Jerman Minta Pertolongan Polisi

BBC melaporkan, negara tersebut mengetatkan aturan karantina, yang juga telah menjerat aktor Johnny Depp dan Amber Heard pada 2015.

Pada 2016, Depp dan Heard menyampaikan video permintaan maaf setelah menyelundupkan anjing mereka, Pistol dan Boo, ke Australia.

Bulan lalu, mantan pemain NBA Lamar Patterson juga dicegat di Bandara Brisbane dengan anjing peliharaannya. Anjing itu kemudian dideportasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X