Semut Drakula, Hewan dengan Gerakan Rahang Tercepat di Dunia

Kompas.com - 13/12/2018, 12:33 WIB
Semut drakula.ABC Australia/Adrian Smith Semut drakula.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hewan yang dengan gerakan paling cepat di dunia  ternyata adalah semut. Mengapa demikian?

Menurut sebuah studi yang digelar University of Illinois, semut drakula (Mystrium camillae), dapat menggerakkan rahangnya 5.000 kali lebih cepat daripada kedipan mata manusia atau setara dengan 320 kilometer per jam.

Hal inilah yang membuat serangga yang banyak ditemukan di Australia, Afrika, dan Asia Tenggara ini menjadi hewan dengan gerakan paling cepat di dunia.

Baca juga: Victoria Siapkan Rp 200 Miliar untuk Atasi Serbuan Semut Api

Para peneliti mengatakan, makhluk pengisap darah ini menggerakkan rahang bawah dengan menekan ujungnya bersama-sama, memuntahkannya dengan tekanan internal yang terlepas ketika satu slide mandibula melintasi yang lain, mirip dengan jepitan jari manusia.

" Semut ini sangat menarik karena rahang mereka sangat tidak biasa," kata guru besar ilmu biologi dan entomologi hewan, Andrew Suarez.

"Bahkan di antara semut yang memperkuat kekuatan rahang mereka, semut drakula tergolong unik. Alih-alih menggunakan tiga bagian yang berbeda sebagai per, palang dan tuas, ketiganya tergabung di rahang bawah."

"Semut drakula menggunakan gerakan ini untuk menghantam artropoda lain, mengejutkan dan menghancurkan mereka di dinding terowongan atau mendorong mereka menjauh. Mereka kemudian membawa mangsanya kembali ke sarang, di mana ia diumpankan ke larva semut."

Fredrick J. Larabee, peneliti di Museum Sejarah Alam Smithsonian, juga memimpin penelitian ini.

"Kami harus menggunakan kamera yang sangat cepat untuk melihat seluruh gerakan. Kami juga menggunakan teknologi pencitraan sinar-X untuk dapat melihat anatomi mereka dalam tiga dimensi, untuk lebih memahami bagaimana gerakan itu bekerja," kata Larabee.

Tim juga melakukan simulasi komputer dari kumparan rahang bawah berbagai kasta semut drakula untuk menguji bentuk dan karakteristik struktur mandibula memengaruhi kekuatan jepitan rahang itu.

Baca juga: Terperangkap di Bungker Nuklir Zaman Soviet, Semut-semut Ini Tetap Hidup

"Temuan utama kami adalah bahwa gerakan rahang ini adalah yang tercepat di antara gerakan para hewan tercepat saat ini," kata Larabee.

"Dengan membandingkan bentuk rahang semut, kami juga belajar hewan ini hanya mengalami perubahan kecil bentuk untuk mengembangkan fungsi baru rahang," papar Larabee.


Terkini Lainnya


Close Ads X