Tikam Ibunya hingga Tewas, Bocah 12 Tahun Ini Dibebaskan dari Tuduhan

Kompas.com - 13/12/2018, 11:38 WIB
Wu Jiakang, bocah berusia 12 tahun yang membunuh ibunya dibebaskan dari tuduhan dan kasusnya menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Miaopai.com via SCMPWu Jiakang, bocah berusia 12 tahun yang membunuh ibunya dibebaskan dari tuduhan dan kasusnya menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.

SIHUSHAN, KOMPAS.com - Seorang bocah 12 tahun di China tengah menjadi perdebatan di kalangan masyarakat setelah dibebaskan polisi pasca-membunuh ibunya.

Beijing News dikutip SCMP memberitakan Kamis (13/12/2018), bocah bernama Wu Jiakang itu membunuh ibunya Chen Xin setelah mereka bertengkar pada 2 Desember lalu di Sihushan.

Berdasarkan keterangan polisi, Wu dendam karena ibunya memukulnya menggunakan sabuk kulit setelah dia ketahuan merokok.

Baca juga: Lamaran Ditolak, Pria Ini Tikam Ibu Kekasihnya


Perempuan berusia 34 tahun itu tewas ditikam putranya di dalam kamar tidurnya. Wu tidak langsung melaporkan kepada polisi apa yang dia lakukan.

Dia menggunakan ponsel Chen dan memberi tahu sekolah bahwa dia bakal absen karena menderita demam. Setelah itu dia mengunci kamar ibunya.

Jenazah Chen baru ditemukan pada 3 Desember ketika kakek mereka mengunjunginya. Polisi pun dipanggil, di mana awalnya Wu tak mau mengaku.

Wu berkata ibunya bunuh diri sebelum akhirnya mengaku dia sendiri yang membunuh Chen karena dendam sudah mendapat penyiksaan.

Dilaporkan Chen tewas dengan 20 luka tusukan. Namun setelah tiga hari ditahan, polisi melepaskan Wu tanpa mendapat tuduhan apapun.

Seusai dengan hukum yang berlaku di China, anak-anak yang berusia 13 tahun atau di bawahnya tak bisa dianggap bertanggung jawab atas sebuah perbuatan kriminal.

Kasusnya menuai perdebatan dengan masyarakat lokal menyuarakan keprihatinannya. Salah satu warga menuturkan dia kecewa karena Wu bebas tanpa hukuman.

"Kami takut dia bakal mengulangi perbuatannya jika dia kembali ke sekolah," papar warga yang tidak disebutkan identitasnya tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X