Bikin Geger Perancis, Siapa Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg?

Kompas.com - 12/12/2018, 21:28 WIB
Mobil polisi berpatroli di jalanan  Strasbourg, Perancis timur, setelah penembakan pada Selasa (11/12/2018) malam. (AFP/Frederick Florin) Mobil polisi berpatroli di jalanan Strasbourg, Perancis timur, setelah penembakan pada Selasa (11/12/2018) malam. (AFP/Frederick Florin)

STRASBOURG, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata kini menjadi buronan polisi usai menembaki pengunjung pasar Natal di Strasbourg, Perancis, Selasa (11/12/2018) malam.

Aksinya menewaskan dua orang dan membuat 13 orang mengalami luka-luka. Sebelumnya, laporan menyebutkan tiga orang tewas.'

Angka itu diralat setelah satu orang di antaranya dikonfirmasi mengalami mati otak.

Kini, polisi anti-teror tergabung dalam perburuan raksasa untuk menemukan pelaku yang diidentifikasi bernama Cherif Chekatt (29).


Baca juga: Turis Thailand Jadi Korban Tewas Penembakan di Perancis

Berdasarkan kesaksian para pengunjung pasar, jaksa anti-teror Perancis Remy Heitz mengatakan, Chekatt melepaskan tembakan dengan pistol dan menikam orang yang lewat.

Dia berada dalam daftar pengawasan ekstremis dan telah dijatuhi hukuman 27 kali di tiga negara yaitu Perancis, Jerman, dan Swiss.

Diwartakan AFP, dia diadili atas sejumlah kejahatan termasuk kekerasan dan perampokan.

"Dia dikenal karena pelanggaran kriminal, tapi tidak pernah dikaitkan dengan pelanggaran terorisme," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez, Rabu (12/12/2018).

Pelaku tinggal di rumah susun, dekat dengan pasar Natal. Sebagai informasi, pasar Natal di Strasbourg setiap tahunnya menarik sekitar dua juta orang.

"Keluarganya tinggal di sekitar sini sementara, tapi dia tetap tinggal di rumahnya sendiri," ucap Zach, seorang pria 22 tahun di Poteries, Strasbourg.

Sky News melaporkan, pelaku yang lahir di Strasbourg itu rencananya akan ditangkap pada Selasa pagi, tepat ketika rumahnya juga digeledah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X