Kompas.com - 12/12/2018, 18:52 WIB
Cokelat. ShutterstockCokelat.
|

BERLIN, KOMPAS.com - Sebuah kejadian langka terjadi di sebuah kota di Jerman pada Senin (10/12/2018) ketika satu ton cokelat membanjiri jalanan kota Werl.

Sebuah kesalahan teknis membuat tempat penampungan cokelat di pabrik DreiMeister kelebihan muatan.

Alhasil, cokelat cair dalam jumlah besar tumpah dan mengalir ke jalanan dan langsung membeku di atas jalanan yang bersuhu amat dingin.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Milton Hershey, Raja Cokelat yang Dermawan

Di saat masalah penampungan cokelat di pabrik bisa diselesaikan dengan cepat, kesulitan terjadi saat membersihkan sebuah ruas jalan di kota itu.

Sebanyak 25 pertugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan cairan lengket itu. Dengann menggunakan sekop, petugas berusaha menyingkirkan bongkahan cokelat itu dari jalanan.

Petugas juga menggunakan air panas dan penyembur api untuk mengilangkan cokelat yang masuk ke celah-celah jalan sebelum menyemprot jalanan itu hingga bersih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada bahaya jalan menjadi licin karena kandungan lemak di dalam cokelat ," demikian peringatan dinas pemadam kebakaran.

Para pekerja di pabrik yang terletak di sebelah timur kota Dortmund itu kemudian menyediakan puluhan kardus untuk menampung cokelat yang sudah disingkirkan dari jalan.

Perusahaan itu belum lama ini memperbesar kapasitas produksi dan mempekerjakan 150 karyawan tetap dan 60 pekerja paruh waktu.

"Jika semua cokelat itu terbuang menjelang Natal, maka akan menjadi bencana bagi kami," kata Markus Luckey, pemilik pabrik.

Baca juga: Akibat Truk Terguling, Cokelat Cair Banjiri Jalan Raya di Polandia

Markus menambahkan, tumpahan cokelat ini tidak memengaruhi pendapatan pabriknya dan masa depan perusahaan itu tetap cerah.

Hal serupa pernah terjadi pada Mei lalu ketika sebuah truk yang membawa cokelat cair terbalik di Polandia dan menumpahkan 12 ton muatannya ke jalanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.