Kim Jong Un Kemungkinan Belum akan Kunjungi Seoul Tahun Ini

Kompas.com - 12/12/2018, 12:30 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama. AFP/Pyeongyang Press CorpsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama.

SEOUL, KOMPAS.com - Kantor Kepresidenan Korea Selatan mengumumkan pada Rabu (12/12/2018), rencana kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ke Seoul kemungkinan besar tidak akan terlaksana dalam tahun ini.

Diberitakan United Press International melansir Yonhap News, Kim kemungkinan belum akan berkunjung ke ibu kota Korea Selatan pada tahun ini.

Menurut kantor kepresidenan Korea Selatan, hal tersebut lantaran sejumlah alasan, di antaranya masalah keamanan, politik dalam negeri dan persiapan pertemuan dengan AS.

Dikabarkan sebelumnya, Presiden Moon Jae-in telah mengirimkan surat undangan kepada Kim untuk berkunjung ke Seoul namun hingga kini belum mendapat jawaban.

Baca juga: Lagi, Prajurit Korea Utara Membelot ke Korea Selatan

Presiden Moon sendiri telah berkunjung ke Pyongyang pada September lalu dan sejak saat itu mengharapkan kunjungan balasan dari Ketua Kim.

"Tampaknya kunjungan (Kim Jong Un) sebelum akhir tahun ini akan sulit terlaksana. Kemungkinan kunjungan baru akan terlaksana setelah pertemuan AS dengan Korea Utara," kata seorang pejabat Korsel kepada surat kabar Korea Utara, Hankyoreh.

Menurut pengamat isu Korea Utara, Kim Jong Un tampaknya masih ingin mempertimbangkan undangan yang disampaikan Seoul, menyusul adanya sedikit perkembangan dalam pembahasan denuklirisasi dengan AS.

"Korea Utara tahu bahwa mereka perlu mengambil langkah-langkah berani untuk denuklirisasi, seperti melaporkan persenjataan nuklir yang dimiliki, di samping janji untuk membongkar fasilitas nuklir Yongbyon," kata Cho Seong-ryoul, peneliti senior dari Institut Strategi Keamanan Nasional, dikutip Hankyoreh.

Meski kemungkinan besar akan tertunda, namun harapan akan kunjungan Kim Jong Un ke Seoul masih sangat mungkin.

Menteri Unifikasi Korea Selatan, Cho Myoung-gyon mengatakan, pertemuan antara dua Korea akan menjadi momentum tambahan bagi pertemuan AS dengan Korut.

"Hal itu (pertemuan dua Korea) dapat menjadi batu pijakan untuk pertemuan AS dengan Korea Utara. Kami masih terus berhubungan dengan pihak Utara dan sedang menantikan jawaban," kata Cho.

Baca juga: Rencana Kunjungan Kim Jong Un Dorong Aksi Warga Korea Selatan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UPI,Yonhap
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X