Hari Ini dalam Sejarah, Marconi Mengirim Sinyal Radio Pertama Lintasi Atlantik

Kompas.com - 12/12/2018, 10:02 WIB
Alat pemancar radio pertama buatan Guglielmo Marconi. WIKIPEDIA/LIFEAlat pemancar radio pertama buatan Guglielmo Marconi.

Ayahnya adalah orang Italia serta Ibunya Irlandia. Marconi belajar fisika dan menjadi tertarik pada transmisi gelombang radio setelah mempelajari eksperimen fisikawan Jerman, Heinrich Hertz.

Dia memulai eksperimennya sendiri di Bologna mulai 1894 dan segera berhasil mengirim sinyal radio ke jarak 24 kilomter.

Ketika mendapat banyak dorongan untuk penelitian, Marconi memberanikan diri menuju Inggris pada 1896.

Dia membentuk perusahaan telegraf nirkabel dan segera mengirimkan transmisi dari jarak yang lebih jauh dari 16 kilometer.

Pada 1899, ia juga berhasil mengirim transmisi ke Selat Inggris. Tahun itu, ia juga melengkapi dua kapal AS untuk melapor ke surat kabar New York tentang kemajuan lomba yacht Piala Amerika.

Usaha yang sukses itu membangkitkan minat luas pada Marconi dan perusahaan nirkabelnya. Melalui eksperimennya dalam telegraf nirkabel, Marconi telah mengembangkan sistem komunikasi radio pertama yang efektif.

Prestasi terbesar

Pada 12 Desember 1901 merupakan langkah terbesar yang telah dilakukan Marconi. Waktu itu dia mengirim pesan dari Inggris menuju Kanada. Transmisi trans-Atlantik membuatnya terkenal di seluruh dunia.

Kebehasilan ini menjawab para pengkritik proyek tersebut dan mulai percaya terhadap penelitian Marconi. Bahkan, sinyal radio trans-Atlantik yang dikirim Marconi juga terpancar menuju luar angkasa, setelah terpantul dari ionosfer dan memantul kembali ke arah Kanada.

Masih banyak yang harus dipelajari tentang hukum gelombang radio dan peran atmosfer dalam transmisi radio. Marconi terus memainkan peran utama dalam penemuan dan inovasi radio selama tiga dekade berikutnya.

Pada tahun 1909, ia secara bersama inovator radio Jerman, Ferdinand Braun dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang Fisika.

Setelah berhasil mengirimkan transmisi radio dari titik-titik sejauh Inggris dan Australia, Marconi mengubah energinya untuk bereksperimen dengan gelombang radio yang lebih pendek dan lebih kuat.

Dia meninggal pada tahun 1937, dan pada hari pemakamannya semua stasiun British Broadcasting Corporation (BBC) diam selama dua menit sebagai penghargaan atas kontribusinya terhadap perkembangan radio.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X