Kompas.com - 11/12/2018, 23:13 WIB

KOMPAS.com - Siapa yang tidak tahu dengan Menara Eiffel? Sebagian besar orang pasti pernah setidaknya mendengar tentang menara terkenal di Kota Paris, Perancis itu.

Dibangun sejak Januari 1887 dan rampung pada Maret 1889, Menara Eiffel sempat menjadi menara paling tinggi di dunia pada masanya hingga 1930.

Menara tersebut dirancang oleh Gustave Eiffel, seorang arsitek yang juga pakar struktur logam.

Selain terkenal karena sebagai perancang Menara Eiffel, dia juga adalah orang yang membangun Patung Liberty di New York, AS.

Baca juga: Potongan Tangga Menara Eiffel Terjual Lebih dari Rp 2 Miliar dalam Lelang

Masa Kecil dan Pendidikan

Gustave Eiffel, yang bernama lengkap Alexandre-Gustave Eiffel, lahir di Kota Dijon, Perancis, pada 15 Desember 1832.

Gustave merupakan anak pertama dari pasangan Catherine Melanie dengan Alexandre Bonickhausen. Leluhurnya berasal dari Jerman dan bermigrasi ke Paris pada awal abad ke-18.

Sang ayah yang seorang mantan tentara bekerja sebagai pegawai di Angkatan Darat Perancis.

Namun setelah Gustave lahir dan ibunya membuka usaha pembuatan arang, sang ayah berhenti dari angkatan darat demi membantu usaha itu.

Gustave bersekolah di Lycee Royal di Kota Dijon. Dia tertarik dengan pelajaran sejarah dan juga sastra.

Selain pendidikan formal di sekolah, Gustave banyak mendapat pelajaran dari pamannya, Jean-Baptiste Mollerat bersama rekannya seorang ahli kimia Michel Perret.

Dari keduanya, Gustave belajar tentang banyak hal, mulai dari ilmu kimia, pertambangan, hingga ilmu teologi dan filsafat.

Gustave kemudian meneruskan pendidikan di College Sainte-Barbe di Paris sebagai persiapan memasuki dua sekolah paling bergengsi pada masa itu, yakni Politeknik Ecole dan Pusat Seni dan Manufaktur Ecole.

Dia lulus pada 1855 dan memulai kariernya sebagai spesialis di bidang konstruksi logam, terutama jembatan.

Setelah lulus, Gustave mencoba peruntungannya bekerja di bidang konstruksi. Bermula dari bekerja sukarela sebagai asisten di pabrik pengecoran logam hingga kemudian bergabung dengan seorang teknisi rel kereta api, Charles Nepveu.

Baca juga: Dilarang Memotret Menara Eiffel Saat Malam, Kenapa?

 

Menjadi Pakar Konstruksi Logam

Pekerjaan pertamanya tidak berlangsung lama karena pabrik milik Nepveu bangkrut. Meski demikian keduanya tetap bekerja sama dalam sejumlah proyek jembatan.

Pada 1857, dengan bantuan dari Nepveu, Gustave mendapat proyek pembangunan jembatan untuk menyeberangai Sungai Garonne di Bordeaux.

Proyek itu menjadi proyek besar pertama yang dikerjakan Gustave. Untuk pekerjaan kali ini, dia menggunakan teknik paling inovatif pada masanya. Dia juga mengambil alih sebagai penanggung jawab proyek setelah Nepveu pensiun pada 1860.

Kesuksesan proyek jembatan tersebut membuat nama Gustave mulai dikenal sebagai pakar konstruksi logam. Dia pun banyak mendapat tawaran proyek.

Namun hal itu tidak berlangsung lama karena proyek pembangunan yang dapat dikerjakan mulai berkurang beberapa tahun setelahanya. Guztave pun memilih mundur dari Compagnie Belge dan membuka kantor konsultan teknik pada 1865.

Baca juga: Menara Eiffel Direnovasi dengan Biaya Rp 4,2 Triliun

Setelahnya Gustave mendapat sejumlah proyek pengerjaan rel kereta di Toulouse dan Agen.

Pada tahun 1866, Gustave mendapat kontrak pekerjaan konstruksi 33 lokomotif untuk pemerintah Mesir.

Masih di tahun yang sama, Gustave membuka perusahaan konstruksi bersama rekannya, Theophile Seyrig yang diberi nama Eiffel et Cie.

Pada 1875, perusahaan milik Gustave dipercaya mengerjakan dua proyek besar, yakni jaringan kereta api dari Vienna menuju Budapest, serta membangun sebuah jembatan di atas Sungai Douro di Portugal.

Empat tahun berselang, kerja sama Gustave dengan Seyrig berakhir dan perusahaannya diubah menjadi Compagnie des Etablissements Eiffel.

Gustave kemudian merekrut sejumlah orang yang di masa mendatang akan sangat berperan membantunya dalam menyelesaikan Menara Eiffel. Mereka adalah Maurice Koechlin, Zurich Polytechnikum, dan Emile Nouguier.

Pada 1881, Gustave dihubungi oleh Auguste Bartholdi, seorang pematung Perancis, yang memintanya untuk membantu menyelesaikan proyek Patung Liberty.

Baca juga: Buruh Gelar Aksi Mogok, Menara Eiffel Ditutup

Foto Menara Eiffel yang diambil pada tahun 1889.WIKIPEDIA / GETTYIMAGES Foto Menara Eiffel yang diambil pada tahun 1889.
Proyek patung setinggi 46 meter itu telah mulai dikerjakan oleh Eugene Viollet-Le-Duc, namun kemudian pekerjaan terhenti karena Viollet-Le-Duc meninggal pada 1879.

Pada 1887, perusahaan milik Gustave memulai pengerjaan untuk membangun Menara Eiffel yang ditargetkan selesai dalam dua tahun untuk kemudian membuka ajang pekan raya dunia yang disebut Exposition Universelle of 1889 di Paris.

Menara Eiffel didirikan di sebuah area terbuka hijau yang luas bernama Champ de Mars.

Desain awal Menara tersebut dibuat oleh Maurice Koechlin dan Emile Nouguier. Pekerjaan pondasi untuk Menara Eiffel telah dimulai sejak 28 Januari 1887 dan rampung pada Maret 1889.

Baca juga: Perusahaan Ini Buka Kesempatan Menginap di Menara Eiffel

Skandal Panama dan Keputusan Pensiun

Di sela pengerjaan Menara Eiffel, perusahaan tersebut juga terlibat dalam proyek pembuatan Terusan Panama sebagai kontraktor.

Namun proyek ini sempat mengalami kendala yang berdampak besar pada reputasi perusahaan Eiffel, saat direktur proyek gagal membayarkan tagihan dan akhirnya dilikuidasi.

Gustave turut dituntut karena keterlibatannya dalam proyek penggalangan dana dan dianggap telah menyalahgunakan dana. Dia didenda sebesar 20.000 franc dan dihukum dua tahun penjara.

Setelah hasil sidang menyangkut hukumannya dalam skandal Terusan Panama diumumkan pada 1893, Gustave memutuskan mundur dari dewan direksi Perusahaan Eiffel dan menyatakan tidak akan terlibat dari seluruh proyek.

Bahkan atas permintaannya, nama Eiffel pada perusahaan dihapuskan dan berubah menjadi La Societe Constructions Levallois-Perret, dengan Maurice Koechlin bertindak sebagai direktur pelaksana.

Usai keluar dari perusahaan konstruksi, Gustave sempat beralih ke bidang meteorologi dan aerodinamika.

Tidak banyak informasi mengenai masa tua Gustave termasuk tentang kehidupan keluarganya. Dia dikabarkan meninggal pada 27 Desember 1923 di kediamannya di Rue Rabelais, Paris, Perancis.

Dikatakan bahwa Gustave Eiffel meninggal saat sedang mendengarkan alunan musik karya Beethoven, Simponi ke-5.

Jenazah sang arsitek dimakamkan di pemakaman keluarga di Pemakaman Levallois-Perret di pinggiran Paris.

Baca juga: Terungkap, Menara Eiffel Abad 21 Lebih Tinggi 100 Meter dari Burj Khalifa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.