Kompas.com - 11/12/2018, 18:33 WIB

SINUIJU, KOMPAS.com - Dengan kostum berwarna-warni yang cerah, riasan, dan senyuman lebar, murid Taman Kanak-kanak Kota Sonuiju, Korea Utara, sukses menyajikan pertunjukkan nyanyi bertajuk "Kami Tidak Bisa Hidup Tanpamu, Ayah".

"Ayah" merujuk pada sosok pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Selama satu jam, anak-anak usia lima hingga enam tahun yang tergabung dalam The Voice of My Heart melantunkan pujian terhadap Partai Buruh Korea.

Partai tersebut telah memerintah Korea Utara sejak berdirinya negara itu pada 1948.

Baca juga: Foto Satelit Ungkap Pembangunan di Basis Peluncuran Rudal Korea Utara

Diwartakan AFP, penampilan anak-anak pada awal Desember diselingi dengan pesan-pesan politik.

Lagu-lagu yang mereka bawakan termasuk "Kami Tidak Iri Hati" dan "Negara Kita adalah Terbaik", serta lagu lain yang mirip.

Itulah sebagian kegiatan anak-anak di TK. Sejak usia dini, anak-anak di Korea Utara diajarkan untuk menghormati penguasa negara.

Mural pendiri negara Kim Il Sung dan penerusnya Kim Jong Il bahkan dikelilingi anak-anak yang berdiri di pintu masuk taman kanak-kanak di Sinuiji, yang letaknya di perbatasan dengan China.'

"Sejak usia dini, kami mendidik anak-anak untuk mengetahui tentang pemimpin besar kami dan pemimpin tertinggi," kata kepala sekolah TK, Kang Sun Hui.

"Yang paling penting adalah anak-anak tahu dan memuja partai, pemimpin dan bangsa, serta kami mendorong untuk kesetiaan," imbuhnya

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.