Ada Ekstasi di Burger Bocah 4 Tahun, 3 Pegawai Restoran Ditangkap

Kompas.com - 11/12/2018, 14:44 WIB
Ilustrasi ekstasi. ANDREAN KRISTIANTOIlustrasi ekstasi.

AUSTIN, KOMPAS.com - Tiga orang ditangkap polisi pasca-ditemukannya narkoba dalam burger seorang bocah di Texas, Amerika Serikat (AS).

Dilaporkan The Independent Senin (10/12/2018), sebuah keluarga awalnya memesan makanan di Sonic, berlokasi 48 km di timur laut Austin.

Baca juga: BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

Setelah menerima pesanan mereka, gadis berusia 11 tahun segera membuka bungkusan adiknya yang berumur empat tahun dan menemukan pil di dalamnya.

Kepala Kepolisian Taylor Henry Fluck mengatakan, si gadis awalnya sempat mengira pil itu sebagai permen dan menanyakannya ke orangtuanya.

Untungnya, orangtua si gadis cukup skeptis dan segera membawanya ke polisi di mana dari hasil uji laboratorium, diketahui pil itu adalah ekstasi.

"Saat membawanya ke sini, keluarga itu terlihat sangat kecewa. Kami bisa mengetahui penyebabnya," ungkap Fluck kepada NBC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jajarannya segera menuju ke restoran Sonic itu untuk menyelidiki penyebabnya, dan menangkap tiga pegawainya, Tanisha Dancer, Jose Molina, dan Jonathan Roberson.

Dancer ditangkap setelah Guadalupe County menerbitkan surat perintah penahanan, dan polisi menempatkannya di Penjara Williamson County.

Di penjara, petugas menemukan tiga butir ekstasi di balik pakaian Dancer. Sementara Molina ditangkap atas tuduhan kepemilikan ganja.

Kemudian Roberson ditahan berdasarkan perintah dari Travis serta Brown County. Dia dikenai tuduhan pencurian cek, kepemilikan SIM palsu, dan perampasan obligasi.

Kepolisian Taylor menyatakan telah memberitahukan penangkapan itu kepada Departemen Kesehatan Texas, pemilik jaringan Sonic, dan pengacara perusahaan.

Polisi memastikan tidak ada risiko kesehatan maupun keselamatan kepada Sonic sejak penangkapan tersebut dilaksanakan.

Berdasarkan hukum Negara Bagian Texas, kepemilikan satu gram ekstasi bisa diganjar dua tahun penjara dan denda 10.000 dollar AS, atau Rp 146,4 juta.

Baca juga: Karyawannya Panggang Bangkai Tikus, Restoran Burger di Hawaii Diperiksa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.