Hilang 30 Tahun Lalu di Himalaya, Jenazah Dua Pria Berhasil Ditemukan

Kompas.com - 11/12/2018, 14:33 WIB
Pegunungan Himalaya dengan Gunung Everest (tengah) di ketinggian 8.850 meter difoto dari pesawat, pada ulang tahun ke-80 dari penerbangan berawak pertama di atas Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, 3 April 2013.AFP PHOTO / PRAKASH MATHEMA Pegunungan Himalaya dengan Gunung Everest (tengah) di ketinggian 8.850 meter difoto dari pesawat, pada ulang tahun ke-80 dari penerbangan berawak pertama di atas Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, 3 April 2013.

KATHMANDU, KOMPAS.com - Dua jenazah pendaki gunung asal Islandia yang hilang di pegunungan Himalaya pada 30 tahun lalu akhirnya ditemukan.

Jenazah Kristinn Runarsson dan Thorsteinn Gudjonsson ditemukan di bawah sebuah gletser oleh seorang pendaki gunung adal Amerika Serikat pada bulan lalu.

Diwartakan CNN, Selasa (11/12/2018), laporan dari Church of Scotland menceritakan kembali insiden hilangnya kedua pria tersebut.

Baca juga: Jenazah Tentara India Korban Kecelakaan Pesawat 50 Tahun Lalu Ditemukan di Himalaya


Pendaki bernama Steve Aisthorpe bersama dengan Runarsson dan Gudjonsson dalam sebuah ekspedisi pada Oktober 1988 untuk mendaki Pumori, sebuah gunung dengan ketinggian 7.161 meter dekat Everest.

Saat itu dia terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak karena jatuh sakit.

Tapi dia mendorong Runarsson dan Gudjonsson untuk terus menuju puncak.

"Penemuan jenazah mereka setelah tahun-tahun yang panjang mau tidak mau membawa banyak emosi ke permukaan bagi mereka yang mengenal dua pria luar biasa itu," kata Aisthorpe.

Dia mengatakan, jenazah mereka telah dibawa turun dari gunung, kemudian diangkut ke Kathmandu untuk dikremasi dan abunya dipulangkan ke Islandia.

Posisi tali keduanya mengindikasikan bahwa mereka telah mencapai puncak, atau hampir mendekati puncak.

Sementara, kamera film yang ditemukan di saku salah satu dari mereka telah dikirim ke seorang ahli untuk diproses dan diharapkan dapat memberi petunjuk lebih lanjut.

Saat dilaporkan menghilang di gunung, pasangan Runarsson sedang hamil.

Baca juga: Pasukan China dan India Terlibat Bentrokan Lempar Batu di Himalaya

"Lima bulan setelah dia dinyatakan meninggal, kami semacam mendapatkan dia kembali. Putranya kini adalah gambaran dari ayahnya," ucap ayah Runarsson, Runar Gudbjastsson.

Runarsson dan Gudjonsson pernah mengatakan kepada teman-temannya, jika ada sesuatu yang terjadi pada mereka maka tidak ada yang harus mempertaruhkan hidup untuk mengambil jenazah mereka.

"Mereka tidak ingin menempatkan orang dalam bahaya untuk menyelamatkan mereka," tutur Gudjastsson.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X