Terkena PHK, Karyawan Goodyear Venezuela Dapat Pesangon 10 Ban

Kompas.com - 11/12/2018, 13:08 WIB
Ban Goodyear. ShutterstockBan Goodyear.
|

CARACAS, KOMPAS.com - Para karyawan pabrik ban Goodyear di Venezuela mendapatkan 10 buah ban sebagai pesangon setelah pabrik asal AS itu menghentikan operasinya di negeri tersebut.

Mengapa para karyawan itu diberi pesangon berupa ban? Ternyata, di saat segala kebutuhan berkurang di Venezuela, ban dengan kualitas terbaik amat mahal di pasar gelap.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (10/12/2018), manajemen Goodyear mengatakan, terpaksa mengambol keputusan sulut ini.

Baca juga: Hiperinflasi, Warga Venezuela Tak Bisa Kuburkan Kerabat secara Layak

"Tujuan kami sebenarnya adalah tetap beroperasi tetapi kondisi ekonomi dan ditambah sanksi AS membuat situasi amat sulit," demikian manajemen Goodyear.

Perusahaan itu kemudian menambahkan, pihaknya tengah melakukan proses PHK dengan membmeri pesangon 10 buah ban untuk tiap karyawan.

Goodyear menjadi perusahaan multinasional terakhir yang menutup operasinya di Venezuela.

Sebelumnya beberapa perusahaan seperti Kellogg, Kimberley Clark dan beberapa maskapai penerbangan juga berhenti beroperasi.

Sejak 2014, perekonomian Venezuela dalam kondisi yang amat buruk.

Diperkirakan 2,3 juta warga negeri itu mengungsi demi menghindari hiperinflasi, pemangkasan energi listrik, serta kekurangan pangan dan obat-obatan.

Baca juga: Maduro: Rusia Investasi Rp 87 Triliun pada Minyak dan Emas Venezuela

Selama dua tahun terakhir, pemerintahan Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi terhadap puluhan warga Venezuela termasuk para pejabatnya.

Washington menuding para pejabat Venezuela itu melakukan korupsi, menyelundupkan narkoba, serta melakukan pelanggaran HAM.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X